Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Demo Mahasiswa di DPR, Senin 5 Oktober Besok: Ini Rute Alternatif untuk Hindari Potensi Macet
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar Aksi Nasional Pendidikan di Gedung DPR RI pada 5 Oktober 2026, mulai pukul 13.00 WIB, yang diperkirakan akan memengaruhi arus lalu lintas di sekitar lokasi. Dalam aksi ini, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan terkait kebijakan pendidikan, termasuk revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan gratis, dan peningkatan kesejahteraan guru. Pengendara diimbau untuk mempertimbangkan rute alternatif guna menghindari kemacetan di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Asia Afrika.
Arsip - Suasana demonstrasi di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat sore (29/8/2025). ANTARA/Nabil Ihsan.
JAKARTA, AFU.ID — Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar Aksi Nasional Pendidikan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB dan berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju kawasan DPR RI dan sekitarnya. Pengendara yang melintas di sekitar Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, hingga Jalan Asia Afrika perlu mengantisipasi kemungkinan kemacetan.
Seruan aksi BEM SI disampaikan melalui akun Instagram @bem_si dengan membawa empat tuntutan terkait kebijakan pendidikan nasional. Mahasiswa mendesak pembahasan dan revisi Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) secara partisipatif dan komprehensif, meminta pemerintah merealisasikan pendidikan gratis, serta mendorong peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. BEM SI juga menuntut keberlanjutan perguruan tinggi swasta (PTS) dalam kebijakan pendidikan tinggi gratis.
BEM SI menyerukan mahasiswa untuk hadir di lokasi aksi dan mengawal aspirasi yang dibawa dalam agenda tersebut. Seruan itu ditegaskan melalui pesan, "Maka perjuangan ini tidak cukup hanya dibicarakan. Kita harus hadir. Kita harus bersuara. Kita harus mengawal." Potensi kepadatan lalu lintas membuat pengendara dapat mempertimbangkan sejumlah jalur alternatif sesuai arah perjalanan masing-masing. Berikut sejumlah rute alternatif yang dapat digunakan pengendara pada Senin, 5 Oktober 2026. (RAI)
1. Dari Jakarta Timur menuju kawasan Cawang/Tebet/Manggarai
Jalan MT Haryono–Jl. Saharjo–Pancoran–Jl. Ampera Raya–Blok M/Pondok Indah.
2. Dari Jakarta Barat menuju kawasan Tangerang/Kebon Jeruk/Palmerah
Jalan Arteri Pondok Indah–Jl. Metro Pondok Indah–arah selatan melalui kawasan Senayan–GBK/Semanggi.
3. Dari Jakarta Selatan menuju kawasan Hang Tuah/Blok M
Jalan Hang Lekir 1–Jl. Asia Afrika–Jl. Pintu Satu Senayan–Jl. Jenderal Sudirman–Jl. K.H. Mas Mansyur–Jl. Penjernihan–Jl. Pejompongan Raya–Kupingan Jl. Jenderal Gatot Subroto.
4. Alternatif lain dari kawasan Jakarta Selatan
Jalan Jenderal Sudirman–Jl. K.H. Mas Mansyur–Jl. Penjernihan–Jl. Pejompongan Raya.
5. Dari Jakarta Utara menuju kawasan Ancol/Sunter/Kemayoran
Jalan Gunung Sahari–Jl. Mangga Dua–Jl. S. Parman–Slipi/Palmerah.