JAKARTA, AFU.ID — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendapat skor terendah dalam survei evaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dirilis Center of Economic and Law Studies (Celios) bersama Kabinet Bayangan. Bahlil memperoleh skor -159, disusul Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dengan skor -158 dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dengan skor -103.
Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira memaparkan hasil survei tersebut secara daring pada Minggu (11/10/2026). Ia mengatakan sejumlah nama yang mendapat penilaian buruk kembali muncul dalam evaluasi tahun ini. "Untuk menteri yang terburuk nomor satu, ini sepertinya masih sama seperti tahun lalu, ada Bahlil, Pigai, kemudian Raja Juli Antoni, ini sepertinya terkait dengan masalah karhutla," kata Bhima.
Berdasarkan hasil survei Celios dan Kabinet Bayangan, terdapat 10 menteri atau pejabat kabinet yang memperoleh skor negatif. Berikut daftar lengkapnya:
Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM: -159.
Natalius Pigai, Menteri HAM: -158.
Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan: -103.
Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional: -47.
Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan: -43.
Nusron Wahid, Menteri ATR/Kepala BPN: -24.
Pratikno, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: -17.
Saifullah Yusuf, Menteri Sosial: -17.
Muhaimin Iskandar, Menko Pemberdayaan Masyarakat: -16.
Fadli Zon, Menteri Kebudayaan: -16.
Dalam survei yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperoleh skor tertinggi, yakni 291. Namun, Bhima menjelaskan penilaian tersebut dilakukan sebelum perombakan di Kementerian Keuangan. "Menteri yang terbaik, memang pada saat itu surveinya dilakukan sebelum adanya reshuffle dari Kementerian Keuangan. Maka di situ adalah Purbaya nomor satu. Kemudian yang kedua itu Amran, nah yang ketiga itu AHY, keempat Sjafrie," ujar Bhima.
Setelah Purbaya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman memperoleh skor 140, disusul Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan skor 127 serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan skor 12. Menteri UMKM Maman Abdurrahman memperoleh skor 11, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendapat skor 8, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memperoleh skor 6, dan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mendapat skor 6.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah memperoleh skor 5 dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendapat skor 4. Survei Celios dan Kabinet Bayangan melibatkan 1.271 responden, terdiri atas 129 responden ahli dan 1.142 responden masyarakat umum. Pengumpulan data berlangsung pada 15 September hingga 9 Oktober 2026. Survei masyarakat umum menggunakan metode non-probability sampling melalui Meta Ads, sedangkan responden ahli dijaring menggunakan metode snowball sampling. (FAD)