Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
20 Perjalanan Kereta Terganggu akibat Gempa Bantul, Sempat Berhenti hingga 25 Menit
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Gempa bumi berkekuatan M3,6 yang mengguncang Bantul, Yogyakarta, pada Kamis (20/8/2026) sore mengakibatkan 20 perjalanan kereta api di wilayah Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta dihentikan sementara selama 10 hingga 25 menit untuk memastikan keselamatan jalur. Setelah pemeriksaan, seluruh lintasan dinyatakan aman dan perjalanan kereta dilanjutkan pada pukul 17.42 WIB. KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang dan menegaskan langkah tersebut diambil demi keselamatan bersama.
Ilustrasi kereta api. (Gemini AI)
JAKARTA, AFU.ID — Gempa bumi yang mengguncang Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (20/8/2026) sore sempat mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta. Sebanyak 20 perjalanan kereta api diberhentikan luar biasa (BLB) untuk memastikan kondisi jalur dan prasarana tetap aman. Penghentian dilakukan sekitar pukul 17.20 WIB.
KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan terhadap jalur, jembatan, sarana kereta, dan prasarana pendukung setelah guncangan terjadi. Pemeriksaan tersebut merupakan prosedur keselamatan yang wajib dilakukan KAI setiap kali terjadi gempa di sekitar jalur perjalanan. Sejumlah kereta kemudian tertahan dengan durasi sekitar 10 hingga 25 menit.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, seluruh lintasan telah dinyatakan aman setelah pemeriksaan selesai dilakukan. “Pada pukul 17.42 WIB, seluruh lintas dinyatakan aman dan seluruh KA yang BLB dapat melanjutkan perjalanannya,” kata Feni dalam keterangan tertulis. Dengan keputusan tersebut, perjalanan kereta kembali dilanjutkan setelah tidak ditemukan kondisi yang mengganggu keselamatan.
Berdasarkan data BMKG, gempa berkekuatan M3,6 terjadi pada pukul 17.20 WIB dengan pusat gempa berada di darat, sekitar 11 kilometer tenggara Bantul. Episenter gempa berada pada koordinat 7,94 Lintang Selatan dan 110,45 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan tersebut juga membuat video perjalanan kereta yang berhenti di wilayah Sanggrahan, Prambanan, Klaten, beredar di media sosial.
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang yang terdampak penghentian sementara perjalanan. Feni mengatakan langkah tersebut dilakukan semata-mata untuk memastikan keselamatan penumpang dan perjalanan kereta setelah gempa. “KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut,” ujarnya. (RAI)