JAKARTA, AFU.ID — Sedikitnya tiga anak dilaporkan tewas dan 17 orang lainnya terluka dalam serangan udara yang disebut dilakukan Arab Saudi di Provinsi Dhamar, Yaman. Informasi tersebut disampaikan kantor berita Saba yang dikelola kelompok Houthi.
Serangan tersebut menyasar kawasan permukiman warga di Dhamar. Kelompok Houthi menuding serangan dilakukan menggunakan bom tandan (cluster bombs) yang penggunaannya dilarang oleh berbagai konvensi internasional. Belum ada tanggapan resmi dari pihak Arab Saudi terkait tuduhan tersebut. “Angkatan udara musuh Saudi menyasar permukiman warga,” Jumat (16/10/2026).
Serangan terbaru terjadi ketika konflik antara koalisi pimpinan Arab Saudi dan kelompok Houthi kembali meningkat setelah sempat mereda dalam beberapa tahun terakhir. Koalisi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional terus melancarkan serangan udara terhadap posisi-posisi Houthi di berbagai wilayah negara tersebut.
Ketegangan kembali meningkat sejak Juli 2026. Situasi semakin memburuk setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menguasai sejumlah wilayah pesisir Laut Merah pada September lalu. Perkembangan itu memicu eskalasi militer baru di berbagai front pertempuran.
Dalam beberapa pekan terakhir, Houthi juga melancarkan sejumlah serangan terhadap sasaran strategis Arab Saudi. Target yang diserang mencakup kapal-kapal di Laut Merah, fasilitas energi, hingga Bandara Internasional Riyadh. Salah satu serangan ke bandara tersebut dilaporkan menewaskan 13 orang pada pekan lalu.
Kelompok Houthi mengklaim bahwa serangan udara Arab Saudi yang berlangsung sejak 3 September hingga 15 Oktober 2026 telah menewaskan sedikitnya 115 orang dan menyebabkan 305 orang lainnya mengalami luka-luka. Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Konflik Yaman yang telah berlangsung lebih dari satu dekade terus menimbulkan korban jiwa dan memperburuk kondisi kemanusiaan di negara tersebut. Berbagai upaya diplomatik dan mediasi internasional sejauh ini belum mampu menghentikan bentrokan bersenjata antara pihak-pihak yang bertikai. (RHU)