JAKARTA, AFU.ID — Pengiran Raabi'atul 'Adawiyyah binti Pengiran Haji Bolkiah menjadi sorotan setelah Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah mencabut gelar kerajaan yang disandangnya. Gelar “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” resmi ditarik kembali dan keputusan tersebut berlaku segera. Raabi'atul merupakan istri Pangeran 'Abdul Malik, putra Sultan Hassanal Bolkiah.
Pencabutan gelar diumumkan Pemangku Grand Chamberlain Pengiran Haji Raffizanna bin Pengiran Haji Razali di Bandar Seri Begawan pada Jumat (7/8/2026). Pengumuman tersebut disampaikan atas titah Sultan Hassanal Bolkiah dan dimuat media resmi pemerintah Brunei, Pelita Brunei. Kerajaan menyebut keputusan itu berkaitan dengan perilaku Raabi'atul yang dinilai tidak pantas bagi pasangan anggota keluarga kerajaan.
Dalam pengumuman tersebut, perilaku Raabi'atul disebut mencemarkan nama baik dan menunjukkan sikap tidak menghormati Sultan Hassanal Bolkiah, Raja Isteri Pengiran Anak Hajah Saleha, dan keluarga kerajaan. Namun, pihak kerajaan tidak mengungkap tindakan atau kejadian spesifik yang menjadi dasar pencabutan gelar. Status perkawinan Raabi'atul dengan Pangeran 'Abdul Malik juga tidak disebut berubah dan ia masih menjadi istri sang pangeran.
Profil Raabi'atul Adawiyyah
Raabi'atul Adawiyyah lahir pada 1992 dan memiliki latar belakang di bidang teknologi informasi. Ia menempuh pendidikan di Al-Falaah School, Rimba I Primary School, Menglait Secondary School, dan Rimba Secondary School sebelum menyelesaikan pendidikan formal pada 2012. Setelah lulus, ia bekerja sebagai System Data Analyst di perusahaan teknologi dan kemudian menjadi instruktur teknologi informasi pada 2013.
Di luar bidang teknologi, Raabi'atul juga aktif dalam kegiatan keagamaan sejak usia muda. Ia pernah mengikuti kompetisi membaca Al Quran sebagai perwakilan sekolah dan memiliki sejumlah sertifikasi di bidang teknologi informasi. Ia kemudian menikah dengan Pangeran 'Abdul Malik pada April 2015 dalam upacara kerajaan di Istana Nurul Iman.
Setelah menikah, Raabi'atul mulai menjalankan sejumlah kegiatan sebagai anggota keluarga kerajaan. Ia mendampingi Pangeran 'Abdul Malik dalam kunjungan resmi ke Singapura pada 2016 dan beberapa agenda kerajaan di Brunei. Dari pernikahan tersebut, keduanya memiliki empat anak.
Raabi'atul juga pernah tampil bersama Pangeran 'Abdul Malik dalam kegiatan resmi yang mewakili Sultan Brunei. Salah satunya ketika pasangan tersebut menghadiri kegiatan pemberian kurnia kepada masyarakat pada 2017. Dalam berbagai dokumentasi resmi sebelum pencabutan gelar, Raabi'atul masih menggunakan gelar “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri”.
Kini, gelar tersebut tidak lagi melekat pada namanya setelah keputusan Sultan Hassanal Bolkiah berlaku segera. Meski demikian, pemerintah Brunei belum menjelaskan secara rinci tindakan yang disebut sebagai perilaku tidak pantas tersebut. Karena itu, informasi yang telah dikonfirmasi sejauh ini hanya mencakup pencabutan gelar dan alasan umum yang disampaikan kerajaan.
Fakta Singkat Raabi'atul Adawiyyah
Nama: Pengiran Raabi'atul 'Adawiyyah binti Pengiran Haji Bolkiah
Tahun lahir: 1992
Suami: Pangeran 'Abdul Malik
Pernikahan: April 2015
Anak: 4 orang
Latar belakang: Teknologi informasi
Pekerjaan: System Data Analyst dan instruktur TI
Kegiatan: Tilawah Al Quran dan kegiatan keagamaan
Gelar yang dicabut: Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri