JAKARTA, AFU.ID — Misteri kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, masih terus didalami kepolisian. Sejumlah petunjuk baru mulai terungkap, mulai dari riwayat komunikasi korban dengan seorang pria berinisial E hingga jejak perjalanan terakhirnya sebelum ditemukan tewas.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengatakan Ruly telah mengenal pria berinisial E dalam waktu yang cukup lama. Namun, menurut informasi yang diperoleh keluarga, hubungan keduanya selama ini hanya terjalin melalui sambungan telepon maupun media daring dan baru bertemu langsung menjelang peristiwa tersebut. "Mereka memang sudah saling mengenal cukup lama, tetapi komunikasinya hanya lewat telepon atau media daring. Pertemuan secara langsung baru terjadi saat peristiwa itu," kata Risang, dikutip dari DetikJatim, Senin (6/7/2026).
Menurut Risang, pola komunikasi tersebut memiliki kemiripan dengan modus love scam, yakni pelaku membangun kedekatan dan kepercayaan korban melalui komunikasi jarak jauh sebelum mengajak bertemu secara langsung. Kendati demikian, ia menegaskan dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan. Hingga kini, identitas maupun latar belakang pria berinisial E juga belum dapat dipastikan karena belum ada keterangan resmi dari kepolisian.
Dalam penyelidikan, keluarga juga menyoroti sejumlah petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Salah satunya ialah sepasang sandal berwarna merah marun yang beberapa kali terlihat dikenakan pria berinisial E dalam foto bersama korban. Sandal itu disebut-sebut memiliki kemiripan dengan sandal milik salah satu hotel di kawasan Malang, meski informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi dan masih menunggu hasil penyelidikan polisi.
Petunjuk lain berasal dari titik lokasi atau share location yang sempat dikirim Ruly kepada anaknya pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia. Berdasarkan lokasi tersebut, korban diketahui berada di kawasan Agro Wisata Dewi Sri, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Keluarga berharap penyidik turut menelusuri lokasi itu untuk mengungkap aktivitas terakhir korban sebelum menuju Bandara Juanda.
Sebelumnya, Ruly berpamitan kepada keluarga untuk mengikuti perjalanan dinas dan berangkat menggunakan mobil dinas dari Bangkalan. Keesokan harinya, jasad korban ditemukan di dalam mobil yang terparkir di Terminal 1 Bandara Juanda setelah warga mencium aroma tidak sedap dan melihat cairan keluar dari kendaraan. Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawa jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara polisi masih memburu pria berinisial E yang diduga menjadi orang terakhir bersama korban sebelum peristiwa tersebut. (RAI)