AFU.id

FIFA Hukum Argentina Usai Final Piala Dunia 2026, Paredes Dilarang Main 10 Laga

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

FIFA menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pemain dan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) setelah kericuhan yang terjadi usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Gelandang Leandro Paredes menerima hukuman terberat dengan larangan bermain 10 laga dan denda sebesar 90.000 dollar AS, sementara bek Nahuel Molina dilarang tujuh laga dengan denda serupa. AFA juga dikenakan denda 321.000 dollar AS terkait pelanggaran Kode Disiplin FIFA, termasuk perilaku tidak pantas dan diskriminasi, serta harus menggelar dua pertandingan kandang berikutnya dengan kapasitas penonton maksimal 50 persen.

FIFA Hukum Argentina Usai Final Piala Dunia 2026, Paredes Dilarang Main 10 Laga
Para pemain Argentina membentangkan spanduk "Las Malvinas son Argentinas" yang berarti setelah memenangkan laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Atlanta Stadium, Atlanta, pada 15 Juli 2026. (AFP/THOMAS COEX)

Gavi dari Spanyol Ikut Kena Sanksi

FIFA juga menjatuhkan hukuman kepada Gavi dari kubu Spanyol. Pemain tersebut mendapat larangan bermain dalam satu pertandingan dan denda sebesar 30.000 dollar AS. Kericuhan melibatkan sejumlah pemain kedua tim setelah pertandingan final Piala Dunia 2026 berakhir. FIFA kemudian melakukan pemeriksaan terhadap insiden tersebut sebelum menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang dianggap melanggar aturan.

Selain menghukum pemain dan staf pelatih, FIFA juga menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). AFA diwajibkan membayar denda sebesar 321.000 dollar AS atau sekitar Rp5,65 miliar. Sanksi tersebut berkaitan dengan sejumlah pelanggaran Kode Disiplin FIFA. Pelanggaran yang menjadi dasar hukuman antara lain perilaku tidak pantas tim, diskriminasi dan tindakan rasis, penggunaan pertandingan untuk demonstrasi yang bersifat non-olahraga, serta persoalan keamanan pertandingan.

FIFA juga menyoroti nyanyian dan gestur diskriminatif yang dilakukan pendukung Argentina. Selain itu, FIFA mempermasalahkan sebuah bendera yang dibentangkan setelah pertandingan semifinal melawan Inggris. Bendera tersebut bertuliskan, "The Falklands are Argentine". Sebagai bagian dari hukuman terhadap AFA, FIFA mewajibkan Argentina menggelar dua pertandingan kandang berikutnya dengan kapasitas penonton maksimal 50 persen.

Dari total denda 321.000 dollar AS, sebesar 100.000 dollar AS atau sekitar Rp1,76 miliar wajib dialokasikan untuk program pemberantasan diskriminasi. Namun, sebagian sanksi tersebut ditangguhkan. FIFA menangguhkan hukuman untuk satu dari dua pertandingan dengan pembatasan penonton serta denda 100.000 dollar AS dalam masa percobaan. Seluruh sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin FIFA masih dapat diajukan banding. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi