JAKARTA, AFU.ID - Jose Mourinho semringah usai debutnya sebagai pelatih Real Madrid di La Liga Musim 2026/27 berbuah manis. Los Galacticos menang kemenangan 2-1 atas Espanyol pada pekan kedua liga Spanyol di RCDE Stadium, Minggu (23/8/2026).
Real Madrid langsung tancap gas dan lebih dahulu melalui sundulan Jude Bellingham sebelum Espanyol menyamakan kedudukan.
Madrid langsung tampil agresif sejak awal berkat kepiawan gelandang asal Inggris. Jude mencetak gol melalui sundulan setelah memanfaatkan tendangan bebas Arda Guler. Mourinho menilai timnya memang pantas meraih kemenangan, meski menurutnya Espanyol juga tidak layak pulang tanpa hasil.
“Saya pikir kami pantas menang, tetapi Espanyol juga tidak pantas kalah. Kami bermain, terutama di babak kedua, dengan kontrol dan tekanan yang sangat baik. Kami mengambil banyak risiko dan saya pikir kami pantas menang,” kata Mourinho dikutip Marca.
Mou mengaku Espanyol mampu memberikan perlawanan kuat karena tampil terorganisasi, bertahan dengan disiplin dan memiliki ancaman serangan balik. “Tim seperti Espanyol, yang bertahan seperti itu, melakukan serangan balik dengan berbahaya, dengan pemain yang berjuang sampai batas kemampuan dan sangat terorganisasi, tentu sulit bagi mereka untuk pulang tanpa membawa apa pun. Tapi saya ulangi, kami pantas meraih kemenangan,” ujarnya.
Mou kagum dengan perlawanan Espanyol yang membuat taktiknya sempat berjalan tak mulus. Espanyol banyak mendapat keuntungan karena para pemainnya tidak tampil di Piala Dunia dan telah menjalani persiapan bersama dalam waktu cukup lama. “Ketika kita berbicara tentang sistem pertahanan, ada satu hal yang tidak bisa saya abaikan, yaitu kondisi fisik sebuah tim. Mereka tidak memiliki pemain di Piala Dunia dan sudah bekerja bersama dalam waktu yang lama,” tutur Mourinho.
Puji Bellingham
Mourinho tak menyangka Bellingham mampu bermain dalam waktu yang cukup panjang. Ia menyebut sejumlah pemain Madrid masih belum berada dalam kondisi terbaik. “Saya tidak menyangka Bellingham bisa bermain selama itu. Beberapa pemain masih belum berada dalam kondisi terbaik dan ketika berbicara mengenai pressing seperti yang saya inginkan,” katanya.
Mourinho menganggap kemenangan tersebut memiliki arti penting bagi skuadnya. laga melawan Espanyol menjadi pertandingan sulit sekaligus memberikan tiga poin yang sangat penting bagi Madrid.
Dalam pertandingan tadi malam, Madrid banyak memanfaatkan kecepatan dari Bellingham dan Kylian Mbappe. Puncaknya, Mbappe mendapatkan peluang emas pada menit ke-85 setelah menerima umpan sentuhan dari Vinicius Junior.
Namun, upaya Mbappe yang mengarah kepada pemain pengganti Carlos Espi masih terlalu dekat dengan kiper Espanyol, Marko Dmitrovic. Madrid tidak menyerah. Tekanan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90.
Mbappe kerap melakukan solo rub untuk menerobos kotak penalti Espanyol sebelum mengirimkan bola kepada Espi yang bergerak di sisi kanan. Espi kemudian mengecoh Dmitrovic sebelum melepaskan tembakan ke gawang yang sudah terbuka. Bola bersarang di gawang dan membawa Real Madrid kembali unggul 2-1.
Espanyol tidak memiliki cukup waktu untuk membalas. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang.
Susunan pemain
Espanyol (4-4-2):Marko Dmitrovic; Omar El Hilali, Unai Nunez, Clemens Riedel, Roger Hinojo; Cala, Urko Gonzalez, Edu Exposito, Tyrhys Dolan; Javi Hernandez, Roberto Fernandez.
Real Madrid (4-2-3-1):Thibaut Courtois; Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, Dean Huijsen, Alvaro Carreras; Bernardo Silva, Federico Valverde; Arda Guler, Jude Bellingham, Vinicius Junior; Kylian Mbappe
(FAP)