Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Debut Manis Mitchell Baker! Hattrick ke Gawang Kamboja, Samai Rekor Bepe dan Budi Sudarsono
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Mitchell Baker, penyerang naturalisasi berusia 19 tahun, mencetak hattrick dalam debutnya bersama Timnas Indonesia saat mengalahkan Kamboja 5-1 di laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Dengan prestasi ini, Baker menjadi pemain kelima dalam sejarah Indonesia yang mencetak tiga gol di Piala AFF, menyamai rekor legenda seperti Bambang Pamungkas dan Budi Sudarsono. Penampilan impresifnya dalam 58 menit di lapangan, termasuk akurasi umpan 90% dan keberhasilan memenangkan duel, memberikan harapan besar bagi masa depannya dalam tim nasional.
Mitchell Baker, penyerang naturalisasi berusia 19 tahun, mencetak hattrick dalam debutnya bersama Timnas Indonesia saat mengalahkan Kamboja 5-1 di laga perdana Grup A Piala AFF 2026. (Antara)
JAKARTA, AFU.ID— Mitchell Lee Baker mengawali kiprahnya bersama Timnas Indonesia dengan cara yang luar biasa. Penyerang naturalisasi berusia 19 tahun itu langsung mencetak hattrick saat membawa skuad Garuda membantai Kamboja 5-1 pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam. Penampilan gemilangnya tersebut juga mengantarkannya meraih penghargaan Man of the Match (MoTM).
Baker membuka keunggulan Indonesia pada menit keenam lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas Thom Haye. Sembilan menit berselang, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar umpan silang rendah Eliano Reijnders. Indonesia kemudian memperbesar keunggulan lewat gol Sandy Walsh pada menit ke-24.
Kamboja sempat memperkecil ketertinggalan setelah tendangan spekulatif dari sisi kanan pertahanan Indonesia gagal diantisipasi Nadeo Argawinata dan berujung gol bunuh diri. Namun, Indonesia kembali menjauh ketika Baker menuntaskan umpan silang Thom Haye dengan sundulan akurat pada menit ke-56 untuk melengkapi hattrick-nya. Jens Raven kemudian menutup pesta gol Garuda lewat gol pada menit ke-87.
Baker ditarik keluar dua menit setelah mencetak gol ketiganya dan mendapat tepuk tangan meriah dari pendukung di Stadion Pakansari. Debut tersebut menjadi awal sempurna bagi pemain kelahiran Melbourne, Australia, yang baru resmi memperkuat Timnas Indonesia setelah proses naturalisasinya rampung beberapa pekan lalu.
Secara statistik, Baker tampil sangat efektif sepanjang 58 menit berada di lapangan. Ia melepaskan enam tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang, serta tiga berhasil menjadi gol. Selain itu, Baker membukukan akurasi umpan mencapai 90 persen, mencatat satu umpan kunci, dan memenangi empat dari lima duel yang dijalaninya.
Hattrick yang dicetak Baker membuat namanya langsung masuk dalam daftar pemain Indonesia yang pernah mengukir trigol di ajang Piala AFF. Ia menjadi pemain kelima yang mencatatkan prestasi tersebut setelah Bambang Pamungkas (Bepe), Zaenal Arief, Ilham Jaya Kesuma, dan Budi Sudarsono.
Bambang Pamungkas menjadi pemain Indonesia pertama yang mencetak hattrick di Piala AFF saat membantai Kamboja pada edisi 2002, bahkan kemudian mencetak empat gol ke gawang Filipina pada turnamen yang sama. Zaenal Arief juga mencetak empat gol saat Indonesia menghancurkan Filipina 12-1, sedangkan Ilham Jaya Kesuma mengukir hattrick ke gawang Kamboja pada Piala AFF 2004. Nama terakhir sebelum Baker adalah Budi Sudarsono yang mencetak tiga gol saat Indonesia mengalahkan Kamboja 4-0 pada Piala AFF 2008.
Dengan torehan tiga gol di laga debut, Baker bukan hanya menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia, tetapi juga langsung menyamai catatan para legenda Garuda di Piala AFF. Performa impresif tersebut menjadi modal penting bagi penyerang muda itu untuk bersaing sebagai ujung tombak utama Indonesia sepanjang turnamen. (RAI)