Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Asian Games 2026: Peringkat Indonesia Merosot ke Urutan 15, Dua Perak Tambahan dari Voli Pantai dan Takraw
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Indonesia berhasil menambah dua medali perak dari cabang voli pantai dan sepak takraw pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, namun merosot ke peringkat 15 dengan total 38 medali (5 emas, 10 perak, dan 23 perunggu). Pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih perak setelah kalah dari Qatar, sementara tim sepak takraw putra juga takluk dari Jepang dalam pertandingan yang ketat. Meskipun posisi Indonesia menurun, negara ini tetap menjadi yang ketiga di ASEAN, di bawah Thailand dan Malaysia.
Tim Sepak Takraw Indonesia di Asian Games 2026. (Kemenpora)
JAKARTA, AFU.ID — Indonesia menambah dua medali perak dari voli pantai dan sepak takraw pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Sabtu (3/10/2026). Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi lebih dulu meraih perak setelah kalah 1-2 dari pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko di final voli pantai putra. Medali kedua datang dari tim sepak takraw putra yang takluk 1-2 dari Jepang pada final kuadran. Dengan perolehan 38 medali, posisi Indonesia saat ini berada di urutan 15, turun dua peringkat.
Bintang/Sofyan mengawali final dengan permainan agresif saat menghadapi Samba/Janko di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan. Pasangan Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga merebut set pertama dengan skor 21-19. Qatar membalas pada set kedua dengan kemenangan 21-16. Pada set terakhir, Qatar berbalik unggul setelah menang 15-8.
Hasil tersebut membuat Bintang/Sofyan harus puas dengan medali perak setelah berjuang dalam pertandingan tiga set. Bagi pasangan yang menjadi unggulan ketiga itu, medali tersebut merupakan perak pertama mereka di ajang Asian Games. Pencapaian ini juga mengulang raihan perak Indonesia di voli pantai pada Asian Games 2018 melalui Ade Candra Rahmawan/Muhammad Ashfiya.
Tim sepak takraw Indonesia juga harus melewati pertandingan ketat sebelum kehilangan peluang meraih emas dari Jepang. Indonesia sempat memimpin 11-8 pada set pertama, tetapi Jepang melakukan comeback dan memaksakan deuce sebelum menang 17-15. Indonesia bangkit pada set kedua dengan kemenangan 15-9. Sayangnya, di set penentuan, Jepang tampil efektif dan mengamankan laga dengan skor 15-13.
Dua hasil tersebut membuat Indonesia mendapat tambahan dua medali perak dari dua cabang olahraga pada hari yang sama. Koleksi emas Indonesia tetap berjumlah lima keping, 10 perak, dan 23 perunggu. Kelima emas Garuda berasal dari bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan. Indonesia tetap berada di posisi ketiga negara ASEAN dalam klasemen sementara, di bawah Thailand yang mengoleksi 17 emas dan Malaysia dengan sembilan emas, sedangkan China masih memimpin dengan 165 emas. (RAI)
Klasemen Medali Asian Games 2026
China — 165 emas, 85 perak, 75 perunggu (325 medali)
Jepang — 75 emas, 86 perak, 87 perunggu (248 medali)
Korea Selatan — 35 emas, 41 perak, 67 perunggu (143 medali)
Uzbekistan — 21 emas, 23 perak, 23 perunggu (67 medali)
India — 18 emas, 26 perak, 36 perunggu (80 medali)
Thailand — 17 emas, 13 perak, 20 perunggu (50 medali)
Iran — 15 emas, 17 perak, 15 perunggu (47 medali)
Kazakhstan — 12 emas, 22 perak, 45 perunggu (79 medali)
Bahrain — 11 emas, 5 perak, 6 perunggu (22 medali)
Hong Kong — 10 emas, 19 perak, 23 perunggu (52 medali)
Malaysia — 9 emas, 5 perak, 16 perunggu (30 medali)
Korea Utara — 7 emas, 11 perak, 9 perunggu (27 medali)
Uni Emirat Arab — 7 emas, 4 perak, 1 perunggu (12 medali)
Chinese Taipei — 5 emas, 17 perak, 33 perunggu (55 medali)
Indonesia — 5 emas, 10 perak, 23 perunggu (38 medali)
Filipina — 4 emas, 9 perak, 16 perunggu (29 medali)