AFU.ID, JAKARTA - Rumah susun (Rusun) bagi prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) akan berdiri di Solo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Maruarar Sirait bahkan telah mengonfirmasi rencana tersebut.
Melansir website Kementerian PKP RI pada Selasa, 10 Februari 2026, pembangunan rusun bagi satuan komando tempur utama TNI Angkatan Darat (AD) merupakan komitmen pemerintah.
Maruarar Sirait juga menyampaikan, pembangunan rusun menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit TNI.
Terkhususnya lagi bagi anggota Kopassus yang selama ini masih mengalami kekurangan unit rumah dinas.
“Ini sesuai dengan aspirasi dan juga sudah saya diskusikan dengan Panglima TNI,” ungkap Ara, sapaan akrab Maruarar Sirait.
Menteri Ara lantas menyatakan, program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) turut mendukung pembiayaan dan semangat gotong royong dalam penyediaan hunian layak bagi para prajurit.
Sementara itu, Letjen TNI Djon Afriandi selaku Panglima Kopassus menjelaskan bahwa saat ini terdapat kekurangan sekitar 67 unit rumah bagi prajurit di wilayah Solo.
Karena itu, pembangunan akan berfokus pada satu tower rusun yang terdiri dari delapan lantai agar kebutuhan tersebut dapat segera terpenuhi.
Sebagai informasi, proyek pembangunan rusun Kopassus akan menggunakan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Saat ini, alokasi awal yang disiapkan sebesar Rp13 miliar untuk pembangunan tiga lantai pertama.
Pembangunan akan dilanjutkan dengan mekanisme multi years contract (MYC) setelah dilakukan perhitungan kebutuhan secara menyeluruh.