Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Batang-Semarang pada Rabu (19/8/2026) melibatkan ambulans yang membawa jenazah dan tiga kendaraan lainnya, mengakibatkan tiga orang tewas, yaitu Mulyana, Giyati, dan asisten sopir. Kecelakaan bermula ketika sopir ambulans, Suharto, diduga kehilangan konsentrasi saat mencoba menyalip truk Hino, sehingga menabrak kendaraan lain. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan belum menetapkan Suharto sebagai tersangka.
Kecelakaan beruntun di Tol Batang. (Antara)
JAKARTA, AFU.ID— Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Tol Batang-Semarang, tepatnya KM 379+900 jalur A, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 00.45 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan ambulans Suzuki APV bernomor polisi D 1142 AFZ, truk Hino BE 8501 PV, Toyota Innova, dan Toyota Avanza.
Ambulans saat itu membawa jenazah Vicky Tio Prasetyo dari Cengkareng, Jakarta Barat, menuju Jepara, Jawa Tengah. Jenazah tersebut hendak dimakamkan di Jepara. Di dalam ambulans terdapat orang tua Vicky, Mulyana (50) dan Giyati (50), serta dua kru ambulans. Ambulans dikemudikan Suharto (61). Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, kecelakaan bermula ketika ambulans melaju dari arah barat menuju timur atau arah Semarang.
Saat berada di KM 379+900, sopir ambulans diduga hendak menyalip truk Hino dari sisi kanan. Polisi menduga Suharto kehilangan konsentrasi saat melakukan manuver tersebut. Ambulans kemudian menabrak bagian belakang kanan truk. Benturan membuat ambulans oleng ke kanan. Kendaraan tersebut kemudian menghantam bagian samping kiri Toyota Innova.
Pada saat yang sama, Toyota Avanza yang melaju di belakang ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut. Roda cadangan truk Hino juga terlepas akibat benturan. Roda tersebut kemudian menghantam bagian depan Toyota Avanza. Rangkaian benturan itu membuat kecelakaan melibatkan empat kendaraan sekaligus.
Kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang yang berada di dalam ambulans meninggal dunia. Ketiga korban yakni Mulyana, Giyati, dan asisten sopir ambulans bernama Tekat Suyanto. Mulyana tercatat sebagai warga Kelurahan Jurumundi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Sementara Giyati merupakan warga Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Kemudian, Tekat merupakan warga Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Sementara itu, Suharto selaku sopir ambulans selamat meski mengalami luka akibat kecelakaan. Polisi masih memeriksa Suharto untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan tersebut. Kasat Lantas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan penyidik masih mendalami keterangan sopir ambulans dan rangkaian kecelakaan.
"Masih kami periksa sopir ambulansnya. Ini kami yang tangani kasus kecelakaannya dan beri kami waktu," kata Eka. Polisi sementara menduga hilangnya konsentrasi menjadi faktor kecelakaan ketika ambulans berusaha menyalip truk. Namun, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian kejadian dan belum menetapkan Suharto sebagai tersangka. Kecelakaan itu terjadi ketika keluarga Vicky sedang membawa jenazahnya dari Cengkareng menuju Jepara untuk dimakamkan. (FAD)