Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Empat Korban KMP Putri Yasmin Masih dalam Pencarian
Bagikan:
Penulis: Muhammad Fakhruddin · Reporter: ANTARA/SAR Mataram
Ringkasan Berita
Tim SAR gabungan masih mencari empat korban insiden kebakaran kapal penumpang KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat, setelah satu korban selamat, I Ratu Agung Ayu Sekar, dipastikan tidak berada di kapal saat kejadian. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengonfirmasi bahwa identitas korban yang hilang terdiri dari Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto, dan pencarian akan dilanjutkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, setelah dihentikan sementara.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (14/8/2026).
MATARAM, AFU.ID - Tim SAR gabungan mencari empat orang korban insiden terbakarnya kapal penumpang KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan berdasarkan perkembangan terbaru operasi SAR terbakarnya KMP Putri Yasmin mencatat perubahan jumlah korban yang hilang.
Ia mengatakan korban selamat atas nama I Ratu Agung Ayu Sekar (21), warga Mataram, telah dilaporkan kembali ke rumahnya dengan selamat oleh pihak keluarga. "Dari lima orang yang sebelumnya dicari, satu di antaranya dipastikan selamat setelah dikonfirmasi tidak berada di dalam kapal saat insiden," ujarnya di Mataram, Jumat (14/8/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima Posko SAR, Ayu sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin, sehingga namanya tercatat di manifes. Namun, karena ada perubahan rencana, ia berangkat lebih awal pada 9 Agustus 2026 menggunakan kapal lain. Dengan adanya kejelasan informasi tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian tim SAR gabungan kini tersisa empat orang. "Seluruh korban merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)," ujarnya.
Rincian identitas para korban yang belum ditemukan, yakni Yasir Arafat (37) warga Mataram, Selvina Rambu Mayi (28) asal Sumba, I Made Sutarjana (55) asal Denpasar, dan Slamet Yulianto (41) asal Denpasar. "Pencarian dihentikan sementara pada Jumat sore dan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (15/8) pagi untuk memfokuskan pencarian terhadap empat korban yang belum ditemukan," katanya.