JAKARTA, AFU.ID — Sekitar 100 orang yang mengatasnamakan Aktivis Connection menggelar demonstrasi di depan kantor Hotman Paris & Partners, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (20/7/2026). Massa mempersoalkan pernyataan Hotman Paris Hutapea saat mendampingi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah yang sedang menghadapi proses hukum. Mereka menolak narasi yang dinilai dapat membentuk opini publik dan meminta penanganan perkara didasarkan pada alat bukti. Demonstran juga mendesak aparat bekerja profesional, objektif, dan adil tanpa terpengaruh sensasi maupun tekanan pihak tertentu.
Aksi dimulai sekitar pukul 14.50 WIB di Kompleks Ruko Kensington, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading. Massa datang menggunakan satu mobil komando, enam mikrolet, sepuluh sepeda motor, serta membawa bendera dan spanduk tuntutan. Unjuk rasa dipimpin koordinator lapangan bernama Maemun dan sempat menarik perhatian warga serta pengguna jalan. Kegiatan berlangsung tertib hingga peserta membubarkan diri.
Polemik muncul setelah Hotman mendampingi Febrie menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung pada Jumat. Dalam konferensi pers, Hotman sempat mengaitkan rekam jejak Febrie dengan Presiden Prabowo Subianto sehingga memicu respons Istana dan Partai Gerindra. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan perkara yang menjerat Febrie merupakan persoalan hukum dan tidak berkaitan dengan Presiden. Hotman kemudian meminta maaf serta menyatakan seluruh ucapannya murni disampaikan dalam kapasitas sebagai pengacara tanpa kepentingan politik.
Polsek Kelapa Gading menerjunkan 17 personel gabungan untuk mengamankan demonstrasi tersebut. Petugas mengawasi jalannya orasi sekaligus menjaga arus kendaraan di sekitar lokasi. Kanit Intelkam Polsek Kelapa Gading AKP Sugiyono mengatakan pengamanan dilakukan secara persuasif dan humanis. Polisi memastikan tidak terjadi gangguan keamanan selama aksi berlangsung. (RHU)