JAKARTA, AFU.ID — Isu pergantian Kapolri yang belakangan santer beredar dibantah langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia menegaskan tidak ada Surat Presiden (Surpres) terkait pencopotan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari kursi Kapolri. Bantahan ini disampaikan Prasetyo seusai Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kementerian Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
"Hah? Kata siapa ada surpres Kapolri?" kata Prasetyo saat ditemui wartawan. Ia juga menepis kabar yang menyebut Surpres tersebut telah dikirimkan ke DPR RI untuk memuluskan proses pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkara. "Ya isu, tidak ada, tidak ada, tidak ada surpres Kapolri," tegas Prasetyo.
Spekulasi mengenai pergantian pimpinan tertinggi Polri sejatinya sudah kian gencar berembus, baik di Kompleks Istana Kepresidenan maupun di lingkungan Parlemen. Sinyal rotasi jabatan Kapolri ini sempat menguat usai pernyataan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto beberapa hari sebelumnya.
Saat dikonfirmasi soal kabar Surpres pergantian Kapolri yang disebut telah dikirim ke DPR, Aries tidak memberikan bantahan maupun pembenaran tegas. Ia hanya menegaskan bahwa keputusan pergantian posisi puncak di tubuh Polri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. "Tunggu tanggal waktunya," ujar Aries dalam kesempatan terpisah.
Aries turut menekankan, rotasi jabatan di lingkungan pemerintahan maupun institusi negara merupakan hal yang lumrah terjadi. "Jabatan di dunia pasti akan diganti, tidak ada yang tidak diganti, kan begitu, tinggal waktunya tergantung Pak Presiden," tambah Aries. Pernyataan ini semakin menambah spekulasi publik meski tidak memberikan kepastian waktu maupun kebenaran isu tersebut.
Lebih lanjut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri menanggapi santai isu Surpres yang menerpanya. Ia menegaskan isu tersebut tidak mengganggu kinerjanya maupun institusi Polri secara keseluruhan. "Itu prerogatif Presiden. Jadi, buat kita prajurit apapun dilaksanakan. Kita menunggu saja," tegas Listyo Sigit dalam kesempatan terpisah.
Di sisi lain, jajaran pimpinan Komisi III DPR RI memastikan pihaknya belum menerima lembaran fisik Surpres dari Istana hingga saat ini. Ketua Komisi III DPR Habiburokhman pun mengimbau masyarakat untuk tidak larut dalam spekulasi berlebihan terkait isu tersebut. "Kami mengimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya," ujar Habiburokhman. (NAD)