AFU.id

3.888 Penyuluh Perikanan Kawal PKPN, Dampak ke Masyarakat Jadi Ujian

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

3.888 Penyuluh Perikanan Kawal PKPN, Dampak ke Masyarakat Jadi Ujian
Menteri KP RI, Sakti Wahyu Trenggono memaparkan 6 PKPN sektor kelautan dan perikanan yang akan dikawal langsung oleh 3.888 penyuluh perikanan. (Foto: KKP RI)

Penyuluh Perikanan dan Ukuran Keberhasilan Program

Sementara itu, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) KKP RI menyiapkan dashboard pendampingan PKPN untuk mengintegrasikan laporan para penyuluh perikanan. Sistem itu memuat lokasi, aktivitas, persoalan, tindak lanjut, hingga hasil pendampingan yang membuat proses pengawalan dapat terpantau secara lebih terukur. “Kita bukan hanya ingin melihat siapa yang hadir, tetapi apa yang dikerjakan, masalah apa yang ditemukan, dan bagaimana masalah itu diselesaikan, jadi itu yang harus menjadi kinerja,” ujar Kepala BPPSDM KP KKP RI, I Nyoman Radiarta.

I Nyoman Radiarta menambahkan, pendampingan penyuluh perikanan di KNMP mencakup pemanfaatan infrastruktur, aktivitas nelayan, kelembagaan, dan rantai usaha dari produksi hingga pemasaran. Pada budi daya tematik dan swasembada garam, pengawalan mengarah kepada optimalisasi sarana, produktivitas, pengelolaan usaha, serta akses pasar. Selain itu, pengawalan PKPN sektor kelautan dan perikanan terlaksana berdasarkan prinsip satu data, satu peta, hingga satu penugasan.

Dengan demikian, ukuran keberhasilan PKPN tak cukup terlihat dari jumlah lokasi, fasilitas yang terbangun, atau banyaknya penerima program. Pasalnya, sebanyak 3.888 penyuluh perikanan yang telah ditempatkan akan berhadapan dengan ukuran yang lebih konkret di lapangan. Mereka harus sanggup memastikan apakah persoalan terselesaikan, usaha masyarakat berjalan, dan manfaat program bertahan pascaintervensi pemerintah berakhir. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi