JAKARTA, AFU.ID — Rusia melancarkan serangan besar ke sejumlah kota di Ukraina pada Selasa, (2/6/2026), dini hari.
Sedikitnya sembilan orang tewas akibat serangan tersebut.
Puluhan warga lainnya mengalami luka-luka.
Serangan menghantam Kyiv dan Dnipro.
Di Dnipro, lima orang dilaporkan tewas.
Sebanyak 25 orang lainnya mengalami luka-luka.
Di Kyiv, empat orang tewas akibat serangan Rusia.
Sedikitnya 51 warga terluka di ibu kota Ukraina tersebut.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan dua gedung apartemen bertingkat terkena serangan.
Sejumlah orang dikhawatirkan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Peringatan serangan udara sempat diberlakukan di sebagian besar wilayah Ukraina.
Asap tebal terlihat membumbung dari pusat Kyiv.
Otoritas Ukraina menyebut Rusia menggunakan rudal balistik dalam serangan tersebut.
Ledakan juga memicu kebakaran di beberapa titik.
Kebakaran dilaporkan terjadi di dekat pom bensin, lokasi konstruksi, rumah warga, dan kawasan apartemen.
Pemadaman listrik juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kyiv.
Serangan itu terjadi setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan kemungkinan serangan besar Rusia.
Pekan lalu, Moskow juga menyatakan akan melancarkan serangan sistematis ke Ukraina.
Rusia menyebut serangan itu sebagai balasan atas serangan drone Ukraina di wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia. (RHU)