Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Nekat Main Saat Hujan, Pesepakbola Disambar Petir di Lapangan
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Pemain Thailand tersambar petir saat bertanding(Facebook/Abdul Basir Chepor)
JAKARTA, AFU.ID — Seorang pemain bola profesional meninggal dunia setelah tersambar petir saat pertandingan sedang berlangsung. Pemain bola ini diketahui bermain saat hujan lewat sedang melanda Stadion Santiphap, Distrik Sungai Golok, Provinsi Narathiwat, Thailand, Selasa (4/8/2026). Ketika laga sedang berlangsung, tiba-tiba suara petir menggetarkan lapangan, diikuti jatuhnya belasan pemain.
Seorang pemain bernama Sofwan Awae (24) diketahui tewas, sementyara 12 orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Laga ini adalah semifinal Golok FA Cup 2026, turnamen sepak bola regional yang mempertemukan klub-klub dari wilayah selatan Thailand dan sejumlah tim undangan dari Malaysia.
Ketika pertandingan antara Abu X Nong Sirin melawan Samcolt memasuki injury time, cuaca memburuk dengan cepat disusul hujan lebat dan angin kencang. Permainan terus berlangsung karena wasit tidak berinsiatif menghentikannya meski kilat terus menyambar. Pertandingan terhenti ketika sebuah sambaran geledek besar menghantam lapangan.
Polisi Sungai Golok menerima laporan sekitar pukul 17.30 waktu setempat dan langsung mengerahkan petugas bersama tim medis ke lokasi. Sofwan Awae yang merupakan pemain sayap berusia 24 tahun menjadi korban dengan kondisi paling kritis. Ia baru beberapa hari bergabung dengan klub Liga 3 Thailand, Yala FC, setelah sebelumnya memperkuat Pattani FC. Meski sempat mendapat penanganan darurat dari tim medis, nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat luka berat yang dialaminya.
Selain Sofwan, sebanyak 12 orang lainnya turut menjadi korban akibat sambaran petir tersebut, termasuk pemain asal Malaysia Mohammad Alif Ezzahan Zulkifli yang membela tim Samcolt. Seluruh korban yang mengalami luka segera dievakuasi ke Rumah Sakit Sungai Golok untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, otoritas setempat masih memantau kondisi para korban yang selamat.
Kabar duka itu langsung mendapat perhatian luas dari dunia sepak bola Thailand. Yala FC menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Sofwan melalui media sosial resminya, sementara Asosiasi Sepak Bola Thailand juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban, klub, dan seluruh pihak yang terdampak insiden tersebut. (RAI)