Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Jamuan Tak Menyenangkan dari Aktivis Pro Ukraina untuk Donald Trump
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio. ANTARA/Anadolu Ajansi/pri
JAKARTA AFU.ID — Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut penembakan yang terjadi pada jamuan makan malam untuk para wartawan di Gedung Putih, Sabtu, (25/4/2026), adalah “situasi yang tidak diharapkan”.
"Itu adalah situasi yang tidak diharapkan di mana satu individu dapat mengganggu salah satu malam terbesar di Washington, terutama ketika presiden hadir," kata Rubio kepada Fox News, Senin.
Rubio menjelaskan bahwa segera setelah penembakan, ia segera menuju Pusat Komando Gedung Putih untuk bergabung dengan Presiden Donald Trump serta memastikan keberlangsungan pemerintahan.
Sebelumnya pada Sabtu malam, terdengar suara tembakan di hotel Washington Hilton di ibu kota AS, tempat jamuan makan dengan koresponden Gedung Putih dan anggota pemerintahan Amerika berlangsung.
Semua yang hadir, termasuk Trump dan Ibu Negara Melania, dievakuasi. Tersangka dengan cepat ditahan, tetapi seorang agen Secret Service terluka.
Trump mengatakan makan malam itu akan dijadwal ulang dalam waktu 30 hari mendatang.
Tersangka kemudian diidentifikasi sebagai Cole Allen, yang sering mengkritik pemerintah AS atas keengganan Trump dalam memberikan bantuan kepada Ukraina.