JAKARTA, AFU.ID — Helikopter militer Pakistan jatuh di wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan dan menewaskan 22 personel di dalamnya. Helikopter jenis Mi-17 itu dilaporkan jatuh dekat Muzaffarabad pada Rabu (10/6/2026).
Militer Pakistan menyatakan tidak ada korban selamat dalam kecelakaan tersebut. Helikopter jatuh tidak lama setelah lepas landas akibat dugaan gangguan teknis.
“Seluruh personel di dalam helikopter gugur sebagai martir. Tidak ada yang selamat,” demikian pernyataan Inter-Services Public Relations (ISPR), biro media militer Pakistan.
ISPR menyatakan tim penyelamat dan pemulihan segera dikerahkan ke lokasi kecelakaan. Militer juga membentuk dewan penyelidikan untuk memastikan penyebab teknis kecelakaan tersebut.
Sumber keamanan yang dikutip sejumlah media internasional menyebut 22 korban terdiri atas personel militer Pakistan. Mereka kemudian dimakamkan dalam upacara militer di Muzaffarabad.
Petugas di lokasi sempat melihat asap hitam tebal dari area jatuhnya helikopter. Sejumlah laporan menyebut helikopter terbakar setelah menghantam tanah.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan dukacita atas insiden tersebut. Belasungkawa juga disampaikan jajaran pimpinan militer Pakistan.
Kecelakaan itu terjadi ketika wilayah Muzaffarabad berada dalam pengamanan ketat. Dalam beberapa hari terakhir, kawasan tersebut dilanda ketegangan setelah bentrokan antara aparat keamanan dan kelompok sipil yang baru dilarang pemerintah.
Namun, otoritas Pakistan belum mengaitkan kecelakaan helikopter dengan situasi keamanan tersebut. Dugaan sementara yang disampaikan militer tetap mengarah pada gangguan teknis saat helikopter lepas landas.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan helikopter militer di Pakistan. Pada September 2025, kecelakaan helikopter militer juga dilaporkan menewaskan lima personel, termasuk pilot dan teknisi.
Dengan dibentuknya dewan penyelidikan, militer Pakistan masih menunggu hasil pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab kecelakaan. Pemeriksaan itu akan menentukan apakah insiden terjadi karena kerusakan mesin, kegagalan sistem, atau faktor teknis lain saat lepas landas. (RHU)