Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Dugaan AS Danai Riset Covid di Wuhan Muncul Lagi, Kongres Sodorkan Bukti “Fauci Diaries”
Bagikan:
Penulis: Erik Erfinanto
Ringkasan Berita
Dugaan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) mendanai penelitian virus di Wuhan, China, kembali mencuat setelah rilis lebih dari 1.000 halaman catatan pribadi mantan penasihat medis Gedung Putih, Anthony Fauci, yang dikenal sebagai "Fauci Diaries". Dalam sidang Kongres yang membahas asal-usul Covid-19, Fauci memilih untuk tidak menjawab pertanyaan terkait pendanaan dan penelitian yang dilakukan oleh EcoHealth Alliance di Wuhan, yang memicu perdebatan tentang keterlibatan pemerintah AS dalam proyek tersebut. Meskipun Fauci membantah bahwa lembaganya mendanai penelitian yang menyebabkan pandemi, isu ini tetap menjadi sorotan dan mendorong seruan untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai hubungan pendanaan dan asal-usul virus SARS-CoV-2.
Anthony Fauci, penasihat kesehatan Presiden AS memilih diam saat dicecar kongres mengenai isu Washington mendanai riset di Wuhan. (EER)
JAKARTA, AFU.ID - Dugaan pemerintah Amerika Serikat (AS) mendanai penelitian virus di Wuhan, China, sebelum pandemi Covid-19 kembali menjadi sorotan setelah Kongres merilis lebih dari 1.000 halaman catatan pribadi mantan penasihat medis Gedung Putih, Anthony Fauci. Dokumen yang dijuluki “Fauci Diaries” itu dirilis menjelang sidang Kongres yang membahas asal-usul Covid-19 serta dugaan keterlibatan lembaga pemerintah AS dalam pendanaan penelitian virus corona di Wuhan.
Dalam sidang tersebut, Fauci memilih menggunakan haknya berdasarkan Amandemen Kelima Konstitusi AS dan menolak menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan anggota Senat. Sikap itu membuat perdebatan lama mengenai hubungan pemerintah AS, EcoHealth Alliance, dan Wuhan Institute of Virology kembali mencuat. Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri Senat AS, Senator Rand Paul, menggunakan dokumen “Fauci Diaries” untuk mempertanyakan pernyataan serta sikap Fauci terkait asal-usul Covid-19.
Catatan tersebut memuat pandangan pribadi Fauci selama masa awal pandemi, termasuk pembahasan mengenai kemungkinan asal-usul virus dan perdebatan di kalangan ilmuwan mengenai kemungkinan kebocoran laboratorium. Namun, dokumen itu belum memberikan bukti bahwa penelitian yang didanai pemerintah AS di Wuhan menjadi penyebab pandemi Covid-19. Pemerintah AS melalui National Institutes of Health (NIH) memang pernah memberikan dana kepada EcoHealth Alliance untuk penelitian virus corona pada kelelawar.
Sebagian dana itu digunakan EcoHealth Alliance dalam kerja sama penelitian dengan Wuhan Institute of Virology, laboratorium yang berada di kota pertama kali Covid-19 terdeteksi pada akhir 2019. Hubungan pendanaan tersebut selama bertahun-tahun menjadi bahan perdebatan, terutama mengenai apakah penelitian yang dilakukan di Wuhan dapat dikategorikan sebagai gain-of-function research atau penelitian yang berpotensi meningkatkan kemampuan virus.
Rand Paul dan sejumlah anggota Partai Republik menilai pendanaan tersebut perlu diselidiki lebih jauh. Mereka juga mempertanyakan apakah Fauci dan lembaga yang dipimpinnya telah memberikan penjelasan lengkap kepada Kongres mengenai penelitian virus di Wuhan. Fauci sebelumnya membantah tudingan bahwa lembaganya mendanai penelitian yang menyebabkan pandemi. Ia juga menolak tuduhan bahwa pemerintah AS menutupi informasi mengenai kemungkinan asal-usul Covid-19 dari laboratorium.
Dalam sidang terbaru, Fauci mengatakan penggunaan Amandemen Kelima dilakukan karena khawatir keterangannya akan digunakan untuk membangun perkara hukum terhadap dirinya. Fauci menilai pemanggilan tersebut merupakan bagian dari tekanan politik yang telah lama diarahkan kepadanya. Ia juga menyoroti keputusan Rand Paul mempublikasikan catatan pribadinya yang tidak disunting.
Meski demikian, penolakan Fauci menjawab pertanyaan justru memperbesar perhatian terhadap dugaan pendanaan AS terhadap penelitian virus di Wuhan. Rand Paul menyatakan akan terus mendorong penyelidikan terkait asal-usul Covid-19, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan lembaga pemerintah AS dalam pendanaan penelitian virus yang dilakukan melalui EcoHealth Alliance.
Polemik tersebut kembali menghidupkan dua pertanyaan besar yang belum menemukan jawaban pasti, yakni asal-usul Covid-19 dan sejauh mana pendanaan pemerintah AS terlibat dalam penelitian virus corona di Wuhan sebelum pandemi. Hingga kini, belum terdapat bukti yang memastikan penelitian yang didanai AS di Wuhan menjadi penyebab munculnya Covid-19. Asal-usul virus SARS-CoV-2 masih menjadi perdebatan, dengan teori penularan alami dan kemungkinan insiden terkait laboratorium sama-sama belum dapat dipastikan secara definitif. (EER)