JAKARTA, AFU.ID — Nama El Rumi terseret dalam rumor yang berkembang di media sosial setelah sebuah akun anonim di Threads mengunggah cerita mengenai dugaan pelecehan oleh seorang artis muda berinisial EJR. Sejumlah warganet kemudian mengaitkan inisial tersebut dengan El Rumi, meski identitas sosok yang dimaksud dalam unggahan belum terverifikasi. Pihak El akhirnya memberikan respons setelah banyak orang meminta konfirmasi langsung mengenai rumor tersebut.
“Bingung saja dan terganggu karena banyak yang mengkonfirmasi. Ini siapa, apa benar apa bagaimana, ya bingung juga siapa yang bersangkutan ini, EJR ini siapa?” kata kuasa hukum El Rumi, Aldwin Rahadian di Polda Metro Jaya, Jumat (21/8/2026). Menurut Aldwin, banyaknya telepon dan pertanyaan yang masuk mulai mengganggu aktivitas kliennya. El kemudian menunjuk dirinya untuk menyampaikan klarifikasi dan mengantisipasi perkembangan isu tersebut.
Rumor bermula dari unggahan akun anonim di Threads pada Rabu, 19 Agustus. Pemilik akun menceritakan pengalaman bersama seseorang yang disebut sebagai artis muda berinisial EJR dan menuding sosok tersebut melakukan tindakan seksual tanpa persetujuannya ketika dirinya dalam kondisi tidak mampu mengendalikan diri. Unggahan itu tidak secara eksplisit menyebut nama El Rumi.
Spekulasi kemudian berkembang setelah warganet mencoba menebak identitas EJR berdasarkan inisial yang disebut dalam unggahan. Nama El ikut dikaitkan karena memiliki nama lengkap Ahmad El Jallaludin Rumi. Hingga kini belum ada bukti terverifikasi yang memastikan bahwa EJR dalam cerita tersebut merujuk kepada El Rumi.
Aldwin menilai sumber awal tudingan tersebut belum dapat dipertanggungjawabkan karena berasal dari akun anonim dan kronologi yang disampaikan dinilai belum jelas. Pihaknya menyatakan siap menghadapi dan membantah tudingan apabila kemudian secara spesifik diarahkan kepada El. Ia juga meminta pihak yang merasa memiliki klaim atau bukti menyampaikannya secara terbuka dan melalui jalur yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau pun nanti ada seseorang yang mengklaim, jangan anonim. Coba perlihatkan, sampaikan secara resmi,” ujar Aldwin. Ia mengatakan jalur hukum terbuka apabila ada pihak yang ingin menyampaikan tuduhan secara resmi. Menurutnya, hal tersebut lebih dapat dipertanggungjawabkan dibanding membangun tudingan melalui akun anonim di media sosial.
Tim hukum El juga memperingatkan akun atau pihak lain agar tidak menyebarkan tudingan yang belum terbukti dan secara sengaja mengaitkannya dengan kliennya. Aldwin mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan unggahan dan percakapan di media sosial. Langkah hukum disebut dapat ditempuh apabila ditemukan tindakan yang dinilai mencemarkan atau merugikan nama baik El.
Selain tudingan pelecehan, narasi yang beredar juga memuat klaim mengenai penggunaan THC melalui vape. Kuasa hukum membantah El terlibat dalam penggunaan zat tersebut dan menilai tudingan itu sebagai persoalan serius. Klaim tersebut juga belum didukung bukti independen yang dapat memastikan kaitannya dengan El.
Sampai Jumat, identitas EJR dalam unggahan awal belum dapat dipastikan dan belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan El Rumi sebagai pihak dalam perkara pelecehan sebagaimana dirumorkan di media sosial. Informasi yang berkembang sejauh ini berasal dari unggahan anonim yang kemudian dikaitkan warganet dengan El berdasarkan kemiripan inisial. Pihak El memilih memantau perkembangan isu sambil menyiapkan langkah hukum apabila tudingan tersebut semakin diarahkan kepada dirinya. (RHU)