JAKARTA, AFU.ID — Temuan barang terkait senjata di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kembali bertambah. Dalam pengecekan lanjutan, polisi menemukan satu airsoft gun, 117 butir peluru berbagai kaliber, hingga ratusan selongsong. Polisi masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah keseluruhan barang yang ditemukan dari beberapa kali pemeriksaan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengecekan tambahan dilakukan di lingkungan sekolah yang sebelumnya menjadi lokasi penemuan ratusan senapan. Selain airsoft gun, petugas menemukan peluru dengan sejumlah jenis kaliber berbeda. "Dari pengecekan tambahan tersebut ditemukan satu buah airsoft gun, 117 butir peluru berbagai kaliber," kata Budi.
Temuan tersebut disampaikan pada Selasa (11/8/2026). Budi merinci 117 peluru itu terdiri dari 21 butir kaliber 32 S&W, 19 butir kaliber 380 Auto, 34 butir kaliber 38 Special, 18 butir kaliber 22 WMR, serta 25 butir kaliber 9x19 mm Luger.
Polisi juga menemukan 166 selongsong kaliber 22 dan lima magasin kaliber 9 mm. Selain itu, petugas mengamankan dua recoil spring, dua botol green gas, dua tabung gas CO2, dua wadah peluru mimis, serta sejumlah suku cadang dan aksesori senjata. Seluruh barang tersebut kini masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan.
Pengecekan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan lanjutan setelah sebelumnya polisi menemukan ratusan senapan di sejumlah ruangan sekolah. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah airsoft gun yang ditemukan. Hasil pemeriksaan menunjukkan beberapa senjata tersebut sudah dalam kondisi rusak dan tidak utuh."Senjata airsoft gun itu sudah kondisinya menurut Puslabfor sudah rusak, sudah tidak utuh," kata Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Alpino De Tech.
Dalam temuan sebelumnya, polisi mencatat 996 pucuk senapan, dengan 995 di antaranya diidentifikasi sebagai senapan angin, sementara satu lainnya merupakan senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA. Barang-barang tersebut ditemukan setelah pihak yayasan memperoleh akses ke sejumlah ruangan yang sebelumnya terkunci. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan di beberapa ruangan di lingkungan sekolah.
Sebanyak 995 senapan angin tersebut telah dititipkan kepada Unit Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Ditintelkam Polda Metro Jaya. Sementara satu senjata api masih ditangani penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi juga masih mendalami legalitas, kepemilikan, penyimpanan, serta penggunaan barang-barang yang ditemukan.
Pihak yang berkaitan dengan penyimpanan senapan sebelumnya menyebut barang tersebut disiapkan untuk rencana kegiatan olahraga menembak yang belum terealisasi. Polisi belum menyimpulkan legalitas keseluruhan barang tersebut dan masih mencocokkan hasil pemeriksaan dengan dokumen kepemilikan maupun perizinan.
Dengan temuan terbaru ini, penyidik masih menghitung dan mencocokkan jumlah keseluruhan airsoft gun, senapan angin, senjata api, amunisi, serta perlengkapan lain yang ditemukan selama rangkaian pemeriksaan. (RHU)