JAKARTA, AFU.ID — Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika yang dibawa tiga perempuan warga negara Malaysia. Barang tersebut ditemukan tersembunyi di sejumlah tempat, mulai dari tas toiletries, dompet, saku jaket, hingga sepatu yang dikenakan. Ketiga penumpang berinisial WLSN, TKL, dan HBN itu kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penindakan berlangsung di Terminal 2F Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (3/8/2026). Ketiga perempuan tersebut baru tiba menggunakan penerbangan dari Kinabalu, Malaysia. Dugaan penyelundupan terungkap setelah petugas mencurigai perilaku para penumpang saat berada di area kedatangan.
Kecurigaan pertama muncul dari petugas Behavior Detection Officer atau BDO yang mengamati gerak-gerik ketiganya. Para penumpang kemudian diarahkan menuju jalur merah agar barang bawaan dan pakaian mereka dapat diperiksa secara mendalam. Pemeriksaan tersebut menemukan sejumlah barang yang diduga mengandung narkotika di berbagai tempat penyimpanan.
“Dibawa di tas toiletries pada koper, pada dompet, pada bungkusan obat, saku jaket, dan di dalam sepatu yang dikenakan,” demikian keterangan Bea Cukai yang diterima pada Selasa (4/8/2026). Modus penyimpanan di sejumlah tempat diduga dilakukan untuk menghindari pemeriksaan petugas. Seluruh temuan kemudian dikumpulkan sebagai barang bukti untuk menjalani pengujian.
Barang bukti yang diamankan meliputi abu seberat 0,5 gram dan 0,3 gram yang diduga kokain, serta 2 gram bubuk yang diduga mengandung zat serupa. Petugas juga menemukan 1,4 gram serbuk putih yang diduga kokain dan pil dengan berat masing-masing 4,2 gram serta 2,4 gram yang diduga mengandung MDMA. Selain itu, terdapat 1,8 gram bubuk yang diduga ketamin.
Petugas turut menyita 16,9 gram lintingan tembakau yang diduga telah dicampur ketamin. Satu buah cartridge yang diduga mengandung ketamin juga ditemukan dalam pemeriksaan tersebut. Seluruh barang bukti telah diambil sampelnya untuk memastikan jenis kandungan melalui pengujian lebih lanjut.
Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta selanjutnya berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Koordinasi dilakukan untuk mendalami asal barang, tujuan penyelundupan, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Penanganan ketiga perempuan tersebut akan dilanjutkan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian barang bukti. (RHU)