AFU.ID, JAKARTA - Musim hujan memang paling enak dipakai buat selimutan di rumah. Tapi, coba deh perhatikan sudut ruangan Anda.
Muncul bercak hitam atau noda kehijauan di tembok? Hati-hati, itu bukan sekadar noda biasa, melainkan jamur yang siap mengganggu kenyamanan.
Bukan cuma soal estetika yang jadi rusak, jamur di dinding bisa jadi ‘musuh dalam selimut’ bagi kesehatan.
Spora jamur yang beterbangan sangat mudah terhirup dan memicu alergi, asma, hingga masalah pernapasan serius.
Sebelum jamur menguasai hunian Anda, yuk simak tujuh langkah cerdas mengatasinya berikut ini!
1. Manfaatkan Pemutih Pakaian di Dapur
Siapa sangka cairan pemutih pakaian bisa jadi pahlawan? Campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:10.
Oleskan ke area berjamur menggunakan kuas karena aromanya cukup menyengat, pastikan jendela terbuka lebar agar sirkulasi udara tetap segar saat Anda bekerja.
2. Gunakan Kekuatan Alami Cuka
Kalau Anda lebih suka cara yang lebih ramah lingkungan, cuka dapur adalah solusinya.
Sifat asamnya sangat ampuh merontokkan jamur yang baru tumbuh.
Cukup semprotkan larutan cuka, diamkan sejenak, lalu gosok perlahan dengan sikat hingga bersih kembali.
3. ‘Skincare’ untuk Tembok dengan Amplas
Dinding berjamur tebal butuh perawatan ekstra. Mengamplas permukaan tembok adalah cara paling efektif untuk memastikan jamur rontok hingga ke akarnya.
Ini adalah langkah awal yang krusial sebelum Anda melakukan langkah perbaikan lainnya.
4. Upgrade ke Cat Anti-Air (Waterproof)
Jangan cuma asal cat ulang! Pilih cat waterproof yang sudah dilengkapi fitur antijamur.
Langkah ini seperti memberikan ‘perisai’ bagi dinding Anda agar air tidak merembes masuk.
Bonusnya, tembok jadi terlihat seperti baru dan lebih Instagrammable.
5. Semprotan Cairan Antijamur Khusus
Untuk hasil yang lebih profesional, Anda bisa membeli cairan antijamur (fungicide) di toko bangunan.
Cairan ini didesain khusus untuk mematikan jamur tanpa merusak struktur tembok. Pastikan area yang disemprot sudah kering sempurna ya!
6. Beri Sentuhan Keramik yang Chic
Area rumah yang sering lembab—seperti dekat kamar mandi atau dapur—memang lebih baik dilapisi keramik atau porselen.
Selain fungsional karena sifatnya yang kedap air dan anti-jamur, motif keramik yang tepat bisa menambah kesan mewah pada interior rumah Anda.
7. Investasi pada Dehumidifier
Teknologi adalah sahabat terbaik hunian modern. Jika ruangan Anda minim sinar matahari, gunakan dehumidifier untuk mengontrol kadar kelembapan udara.
Udara yang kering bukan hanya mencegah jamur tumbuh kembali, tapi juga membuat suasana rumah terasa lebih sejuk dan sehat.
Rumah yang sehat adalah kunci kebahagiaan penghuninya. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, Anda tidak hanya menyelamatkan tembok rumah, tapi juga menjaga kesehatan paru-paru keluarga tercinta.