Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menyatakan tidak khawatir dengan awal buruk timnya di Ligue 1 2026-2027 setelah kalah 1-2 dari AS Monaco, yang membuat PSG belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan pertama. Meskipun mencatatkan hasil buruk untuk pertama kalinya sejak musim 2012-2013, Enrique merasa masih ada hal positif yang terlihat dalam permainan timnya, terutama berdasarkan statistik expected goals (xG). PSG kini harus segera fokus pada Liga Champions setelah kekalahan tersebut, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Slovan Bratislava pada 9 September 2026.
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique. (Paris Saint-Germain)
JAKARTA, AFU.ID - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique tidak khawatir dengan start buruk timnya di Liga Perancis 2026-2027. PSG belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan awal Ligue 1 setelah bermain imbang melawan Rennes dan Lille, kemudian kalah 1-2 dari AS Monaco. PSG menghadapi Monaco di Stadion Parc des Princes pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.
Les Parisiens sempat membuka keunggulan melalui Marquinhos pada menit ke-31. Namun, Monaco mampu membalikkan keadaan pada babak kedua. Flavio Nazinho mencetak gol pada menit ke-58 sebelum Stanis Idumbo membawa Monaco berbalik unggul 2-1 pada menit ke-72. Kekalahan tersebut membuat PSG harus melewati tiga pekan pertama Ligue 1 tanpa kemenangan.
Catatan itu menjadi yang pertama bagi PSG sejak musim 2012-2013. Meski demikian, Luis Enrique tidak melihat situasi tersebut sebagai alasan untuk panik. Ia menilai PSG masih menunjukkan sejumlah hal positif dan seharusnya bisa memenangkan pertandingan melawan Monaco. “Saya senang dengan apa yang saya lihat. Ini baru awal musim. Kami belum berada dalam performa terbaik, tetapi kami layak memenangkan pertandingan ini,” ujar Enrique dilansir ESPN.
Enrique juga menyoroti statistik expected goals (xG) yang menurutnya menunjukkan PSG memiliki peluang untuk mendapatkan hasil berbeda. Ia meminta timnya tetap melihat sisi positif dari pertandingan tersebut. “Begitulah sepak bola, olahraga yang menyebalkan. Saya melihat banyak hal positif. Statistik xG berpihak pada kami,” kata Enrique.
Start buruk PSG terjadi tidak lama setelah klub mengumumkan perpanjangan kontrak Enrique hingga 2030. Di sisi lain, Monaco justru mencatat tiga kemenangan beruntun di Ligue 1 bersama pelatih Filipe Luis. PSG kini harus segera mengalihkan perhatian ke Liga Champions. Les Parisiens dijadwalkan menghadapi Slovan Bratislava pada 9 September 2026.
Bek kiri PSG Lucas Hernandez menegaskan timnya harus segera bangkit dan fokus pada kompetisi Eropa. “Kami harus kembali fokus menghadapi Liga Champions, itu adalah kompetisi kami. Saya menaruh kepercayaan pada tim dan pelatih ini,” tutur Hernandez. (FAD)