Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Lamine Yamal menegaskan tidak merasakan tekanan sedikit pun jelang laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Prancis di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (16/7/2026) dini hari WIB. Penyerang muda La Furia Roja itu justru optimistis duel melawan Les Bleus akan menjadi momen spesial dalam kariernya.
Yamal mengaku tidak terlalu memedulikan anggapan performanya di turnamen ini belum maksimal. Pemain berusia 18 tahun tersebut percaya dirinya tetap bisa memberi kontribusi besar saat Spanyol berusaha mengamankan tiket ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 2010. "Soal tekanan, saya tidak merasakannya. Kalian sendiri yang bilang saya sedang tidak berada dalam performa terbaik. Jadi jangan berharap terlalu banyak,” ujar Yamal, dikutip dari laman resmi FIFA.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Yamal baru mencetak satu gol dari enam penampilan. Gol itu lahir saat Spanyol mengalahkan Arab Saudi 4-0 pada fase grup. Setelahnya, ia belum lagi mencetak gol maupun assist dalam empat laga berikutnya. Meski demikian, Yamal menilai kontribusinya tidak bisa diukur hanya dari statistik. "Saya rasa semua orang terlalu memikirkan jumlah gol. Kami juara Euro 2024 saat saya hanya mencetak satu gol. Yang terpenting adalah kami terus melangkah," katanya.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente pun meminta anak asuhnya tetap bermain tenang menghadapi tekanan semifinal. Menurutnya, kualitas yang dimiliki skuad Spanyol hanya akan keluar jika para pemain mampu menikmati pertandingan tanpa terbebani ekspektasi. "Kuncinya adalah menemukan keseimbangan. Kami tidak boleh membiarkan tanggung jawab ini justru membuat kami gugup. Saya selalu meminta para pemain menikmati kesempatan ini," ujar De la Fuente.
Laga nanti akan menjadi pertemuan ke-39 antara Spanyol dan Prancis. Dari 38 pertemuan sebelumnya, Spanyol masih unggul dengan 18 kemenangan, berbanding 13 kemenangan milik Prancis, sementara tujuh laga lainnya berakhir imbang. Kemenangan akan membawa salah satu dari dua raksasa Eropa itu melaju ke final Piala Dunia 2026. (RAI)