JAKARTA, AFU.ID — Sebuah truk bermuatan barang rongsok terguling di flyover Pesing, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (10/6/2026) pagi.
Kecelakaan itu menyebabkan muatan truk tumpah ke badan jalan. Tumpahan solar dan oli juga membuat petugas menutup sementara arus lalu lintas di flyover tersebut.
Truk bernomor polisi E 9541 AD itu dikemudikan Salim. Ia mengaku sedang melaju dari arah Grogol menuju Semanan, Kalideres, sebelum kecelakaan terjadi.
“Saya dari arah Grogol mau ke Semanan. Ada mobil nyalip kanan. Saya tidak tahu mobil apa, jadi saya kaget,” kata Salim di lokasi.
Menurut Salim, ia panik setelah kendaraan lain menyalip. Ia kemudian membanting kemudi hingga truk menghantam beton pembatas jalan dan terguling.
“Akhirnya kita buang kanan, kena pagar pembatas,” ujarnya.
Akibat benturan tersebut, muatan barang rongsok berhamburan dan menutupi sebagian badan jalan. Roda bagian depan truk juga patah setelah kendaraan menabrak pembatas flyover.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Sopir dan kernet truk hanya mengalami syok.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat dikerahkan untuk menangani tumpahan solar dan oli di lokasi kejadian.
Petugas Pengendali Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Muhammad Qori mengatakan satu armada pemadam dengan empat personel diturunkan ke lokasi.
“Tadi setelah dapat info, kita langsung ke lokasi. Jadi, kita semprot tumpahan solar dan oli untuk antisipasi kecelakaan kalau licin di sini,” kata Qori.
Petugas menyemprot bagian jalan yang terkena tumpahan solar dan oli, terutama di sekitar awal tanjakan flyover Pesing. Cairan pembersih juga digunakan agar permukaan jalan tidak licin.
Proses pembersihan berlangsung saat arus lalu lintas di flyover Pesing dihentikan sementara. Kendaraan dari arah Grogol menuju Cengkareng maupun sebaliknya dialihkan ke jalan arteri.
Sekitar pukul 10.10 WIB, petugas merampungkan pembersihan tumpahan solar dan oli. Truk yang terguling juga telah dievakuasi dari lokasi kejadian.
Meski begitu, sejumlah muatan berupa karung biji plastik masih berada di sekitar lokasi. Sebuah truk bak terbuka disiapkan untuk memindahkan material tersebut.
Imbas kecelakaan itu, kemacetan terjadi di kawasan Daan Mogot. Petugas Satlantas dan Suku Dinas Perhubungan terlihat mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi.
Kecelakaan tersebut menunjukkan risiko kendaraan bermuatan berat saat melintas di jalan layang. Selain mengganggu lalu lintas, tumpahan oli dan solar juga dapat membahayakan pengguna jalan lain jika tidak segera dibersihkan. (RHU)