JAKARTA, AFU.ID – Seorang remaja berinisial AF (16), warga Bandung Barat, meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan di Jalan Raya Campaka, Purwakarta. Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, korban sebelumnya membeli celurit melalui transaksi cash on delivery (COD) di Subang sebelum senjata tersebut diduga direbut saat terjadi cekcok dengan kelompok lain.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat dini hari ketika AF bersama tiga rekannya dalam perjalanan pulang. Polisi menyebut rombongan korban dipepet oleh enam orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Adu mulut pun terjadi di jalan hingga berujung pada aksi kekerasan.
Dalam kejadian tersebut, celurit yang dibawa korban diduga direbut oleh pelaku dan digunakan untuk membacok AF. Korban sempat dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta, namun meninggal dunia dalam perjalanan akibat luka yang dideritanya.
Satreskrim Polres Purwakarta kemudian mengamankan dua anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) terkait dugaan pembacokan tersebut. Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah senjata tajam, enam unit telepon seluler, serta satu sepeda motor untuk kepentingan penyidikan.
“Satreskrim Polres Purwakarta berhasil mengamankan dua terduga pelaku untuk menjalani proses hukum,” ujar Kasi Humas Polres Purwakarta, Iptu Tini, Sabtu (4/7/2026).
Penyidik masih mendalami motif penyerangan, peran masing-masing pihak yang terlibat, serta asal-usul transaksi celurit yang dilakukan sebelum kejadian. Proses hukum terhadap kedua anak tersebut akan mengikuti ketentuan sistem peradilan pidana anak dan dikoordinasikan dengan jaksa penuntut umum. (RHU)