JAKARTA, AFU.ID — Alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2026 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melonjak tajam.
Melansir website Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (KKP RI), Minggu (31/5/2026), Bumi Anoa mendapat jatah perbaikan 8.973 unit rumah.
Angka tersebut naik delapan kali lipat dari tahun 2025 kemarin, yaitu hanya 1.129 unit rumah.
Lonjakan data tersebut mengemuka tatkala jajaran Kementerian PKP RI meninjau langsung calon penerima bantuan di kawasan pesisir Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Jumat (29/5/2026) lalu.
Peninjaun juga melibatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, dan Badan Pusat Statistik (BPS).
“Setelah kami lihat, memang kondisi rumahnya sudah sangat tidak layak huni dan berhak mendapatkan bantuan BSPS,” ungkap Menteri PKP RI, Maruarar Sirait.
“Selama proses pembangunan, Wali Kota Kendari telah menyiapkan rumah susun untuk menjadi tempat tinggal sementara bagi para penerima bantuan,” sambungnya.
“Kami mengapresiasi dukungan tersebut agar masyarakat tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama rumahnya diperbaiki,” kata Menteri PKP RI lagi.
Sementara itu, Bakhtiar selaku Kepala Balai Prasarana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi III berkomitmen untuk memulai perbaikan fisik pada 1 Juni 2026.
“Kami menargetkan selesai pada 25 Agustus 2026,” tutur Bachtiar. (ADR)