JAKARTA, AFU.ID – Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengungkapkan gangguan listrik yang menyebabkan mati lampu serentak di 6 provinsi Sumatra pada Jumat (22/5/2026) disebabkan oleh adanya split sistem.
PLN menyebut 6 provinsi bagian Sumatera yang mengalami mati listrik tersebut meliputi Provinsi Sumatra Utara, Jambi, Lampung, Aceh, Palembang, hingga Riau.
Dilansir dari website liputan 6, mati listrik di Medan terjadi sejak pukul 18:44 WIB. Adapun daerah Medan yang diketahui mengalami mati listrik meliputi, Gaperta Medan, Jalan Sei Batu Ging Ging Kecamatan Medan Baru, dan Kecamatan Medan Johor.
Kemudian, tidak berbeda jauh, berdasarkan pengakuan warga Aceh bernama Ayu Agustina, dilansir dari website yang sama, mati listrik total di Aceh terjadi pukul 18:54 WIB.
Lebih lanjut, warga di Medan bernama Winda, mengungkapkan dampak dari mati listrik tersebut tidak hanya membuat sinyal ponsel tidak stabil.
“Katanya aliran air di beberapa daerah di Medan juga mati,” ujar Winda dikutip pada Jumat (22/5/2026).
Apa Itu Gangguan Split Sistem?
Pihak PLN menyebut sistem kelistrikan Sumatra bagian Utara dan Tengah mengalami pemisahan atau split sistem.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Info sementara pukul 18.44 WIB sistem Sumatera Bagian Utara-Sumatra Bagian Tengah terpisah dan Sumatera Bagian Utara padam total,” ungkap pernyataan PLN (22/5).
Sebagai informasi, kondisi split sistem merupakan kondisi di saat distribusi listrik tidak stabil karena pasokan dari pembangkit listrik tidak dapat disalurkan secara merata ke seluruh wilayah.
Penyebabnya, kata PLN, ditemukan gangguan distribusi listrik antar wilayah pada jaringan transmisi bertegangan 150 kiloVolt (kV) yang diketahui sangat memiliki peran besar dalam distribusi listrik antar wilayah tersebut.
Sementara itu, Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Lukman Hakim, mengungkapkan pihaknya saat ini tengah melakukan proses perbaikan.
Tak hanya PLN UID Aceh, diketahui, PLN UID Sumatra Utara juga tak hanya mengungkapkan permintaan maaf, tetapi juga menyatakan tengah menerjunkan tim teknis berskala besar untuk melakukan pemulihan sistem kelistrikan di wilayah terdampak.
“Saat ini tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan, sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi," ujar Manager Komunikasi PLN UID Sumatra Utara, Darma Saputra, dalam keterangan resminya, (22/5). (NAD)