JAKARTA, AFU.ID — Kepadatan aksi demonstrasi di kawasan Dukuh Atas berangsur mereda, ditandai dengan dibukanya kembali ruas Jalan Sudirman dari arah Semanggi menuju Bundaran HI. Ruas yang sempat lumpuh total selama unjuk rasa berlangsung tersebut, kini telah dapat diakses kendaraan seperti biasa.
Pantauan di lokasi menunjukkan, arus kendaraan roda dua maupun roda empat sudah kembali normal melintasi jalur tersebut sekitar pukul 18.54 WIB. Pembukaan jalur ini menyusul bubarnya massa aksi yang sebelumnya digelar mahasiswa dari berbagai kampus di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Sebelum membuka akses bagi kendaraan umum, petugas kepolisian terlebih dahulu menyisir kawasan tersebut menggunakan unit motor patroli guna memastikan area benar-benar aman dilintasi. Begitu proses penyisiran rampung, bunyi klakson dari kendaraan masyarakat yang antre langsung ramai bersahutan di sepanjang ruas jalan.
Di beberapa titik, petugas masih terlihat siaga mengarahkan laju kendaraan agar arus tetap tertib. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto mengatakan lokasi kawasan Bundaran HI tidak diperbolehkan menjadi lokasi titik aksi.“Bundaran HI itu Center of Gravity Indonesia, apabila trerjadi stagnansi arus lalu lintas akan mengalami kemacetan dari Patung Kuda sampai Sudirman,” katanya usai massa aksi membubarkan diri di kawasan Dukuh Atas, Selasa (18/8/2026).
Oleh karenanya, polisi mengatakan pihaknya telah menyediakan fasilitas tempat di beberapa titik jika di kemudian hari massa aksi ingin melakukan demo kembali. “Seperti di Istana, MPR RI, Monas itu sudah kami siapkan kanalnya,” lanjutnya. Selain itu, polisi juga telah menyediakan parkir di wilayah Senayan dan di beberapa kementerian kelembagaan. “Jadi untuk Bundaran HI, mohon maaf tidak bisa menjadi tempat aksi karena akan melumpuhkan Jakarta, pungkas Budi. (NAD)