JAKARTA AFU.ID — Pemerintah resmi menambah kuota Program Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Kepastian itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, usai rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa, (26/5/2026).
Menurut Yassierli, jumlah peserta tahun ini meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya yang hanya menyiapkan kuota 100 ribu orang. Program tersebut ditujukan untuk lulusan baru atau fresh graduate agar mendapat pengalaman kerja di perusahaan mitra.
“Alhamdulillah arahan Pak Presiden untuk tahun 2026 kita sudah bisa siapkan pelaksanaan Magang untuk sebanyak 150 ribu orang,” kata Yassierli.
Pemerintah telah menyetujui anggaran bagi pelaksanaan program tersebut tahun ini, dan segera mempersiapkan rangkaian kegiatan (timeline) bagi lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi yang berminat mengikuti Magang Nasional 2026.
“Kami segera siapkan timeline mulai dari pendaftaran perusahaan, pendaftaran peserta angkatan kedua (Magang Nasional 2026) Batch I segera akan kita luncurkan buat 50 ribu orang,” kata Menaker Yassierli.
Lebih jauh, Yassierli mengatakan proses pelaksanaan program ini nantinya akan dimulai dari koordinasi antara pemerintah dengan perusahaan-perusahaan mitra untuk kemudian mengunggah lowongan-lowongan magang yang bisa dipilih oleh calon peserta.
“Dan kemudian kita berikan kesempatan seleksi secara administratif atau online dari perusahaan, baru kemudian kita bisa jalan,” ujar dia.
Adapun Menaker menargetkan pelaksanaan Program Magang Nasional 2026 Tahap I bisa berjalan pada Juli.
“Insya Allah, Juli kita bisa jalan ya, untuk batch pertama angkatan kedua kita (Magang Nasional) 2026 dengan target 50 ribu orang. Semoga ini menjadi satu kabar baik buat para fresh graduate lulusan satu tahun terakhir,” kata Menaker Yassierli.
“Magang Nasional 2026 nanti kita akan buka lagi nanti batch kedua, batch ketiga, dengan total nanti 150 ribu orang,” ujar dia menambahkan. (ANT/RAI)