JAKARTA, AFU.ID — Palang Merah Indonesia (PMI) membuka layanan air minum gratis di kawasan MT Hub, Stasiun Cawang, Jakarta. Layanan ini untuk membantu kelompok rentan dan pekerja luar ruang menghadapi meningkatnya suhu panas yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.
Program ini dijalankan melalui water station yang menyediakan akses air minum tanpa biaya bagi masyarakat. Fasilitas tersebut dapat digunakan dengan membawa tumbler pribadi maupun gelas kertas yang telah disediakan di lokasi. Kepala Sub Pengurangan Risiko Bencana Markas Pusat PMI, Dewi Ariyani, mengatakan layanan ini ditujukan untuk mencegah risiko kesehatan akibat paparan panas, seperti dehidrasi dan kelelahan.
Menurut PMI, kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Hari Aksi Panas atau Heat Action Day yang diperingati setiap 2 Juni. Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Adaptasi Iklim Markas Pusat PMI, Niniek Kun Naryatie, menyebut program tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Urban Heat Program yang dijalankan bersama Palang Merah Amerika.
Program itu difokuskan untuk memperkuat ketahanan masyarakat perkotaan terhadap dampak suhu panas yang terus meningkat dari tahun ke tahun. "Dampak dari panas ekstrem ini bisa dicegah sebelum menjadi krisis kemanusiaan, terutama yang dihadapi oleh kelompok rentan," kata dia, Rabu (17/6/2026)
Selain menyediakan air minum, relawan PMI juga melakukan edukasi langsung kepada masyarakat terkait cara mengurangi risiko paparan panas saat beraktivitas di luar ruangan. Edukasi tersebut mencakup penggunaan pelindung diri seperti topi atau payung, penggunaan tabir surya, pakaian longgar berwarna terang, serta anjuran memperbanyak konsumsi air.
Dalam kegiatan tersebut, PMI juga membagikan perlengkapan sederhana seperti payung dan kipas tangan kepada pekerja jalanan seperti pedagang keliling, juru parkir, dan pedagang kaki lima. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat adanya tren peningkatan suhu udara di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir yang melampaui kondisi normal di sejumlah wilayah. (ANT/RAI)