JAKARTA, AFU.ID — Masa liburan sekolah mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat, mulai dari perjalanan keluarga, kunjungan ke kampung halaman, hingga aktivitas wisata dan ekonomi di berbagai daerah. Momentum ini turut diikuti lonjakan penggunaan transportasi kereta api yang menjadi salah satu pilihan utama masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat program diskon tiket kereta api sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan masih berlangsung untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Program ini menjadi salah satu stimulus perjalanan selama musim liburan sekolah.
Berdasarkan data per 23 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, dari total kapasitas 1.174.624 kursi yang disediakan, sebanyak 701.965 tiket telah terjual atau setara 59,76 persen. Artinya, masih tersedia 472.659 kursi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan pada periode tersebut.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan program diskon ini membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau. Ia menilai setiap tiket yang terjual mencerminkan aktivitas sosial masyarakat yang beragam selama liburan sekolah.
Dari sisi tren harian, pemesanan tertinggi tercatat pada 21 Juni 2026 dengan 82.062 pelanggan, disusul 20 Juni sebanyak 77.505 pelanggan, 22 Juni sebanyak 73.210 pelanggan, dan 23 Juni sebanyak 60.582 pelanggan. Pemesanan juga masih berlangsung untuk tanggal-tanggal berikutnya, termasuk 26 dan 28 Juni.
Berdasarkan stasiun keberangkatan, volume tertinggi tercatat di Pasarsenen, Yogyakarta, Semarang Tawang, Lempuyangan, dan Bekasi. Sementara itu, stasiun tujuan terbanyak juga didominasi rute menuju Pasarsenen, Yogyakarta, Semarang Tawang, Bekasi, dan Lempuyangan.
Untuk relasi perjalanan, rute Lempuyangan–Pasarsenen menjadi yang paling diminati, disusul Pasarsenen–Lempuyangan, Pasarsenen–Yogyakarta, Sukabumi–Bogor Paledang, serta Bogor Paledang–Sukabumi. Dari sisi layanan kereta, KA Joglosemarkerto mencatat jumlah pelanggan tertinggi, diikuti KA Ambarawa Ekspres, KA Pangrango, KA Sawunggalih, dan KA Majapahit.
Anne menambahkan, dampak perjalanan kereta pada masa liburan tidak hanya sebatas perpindahan penumpang, tetapi juga menggerakkan ekonomi di sekitar stasiun. “Setiap keluarga yang turun di stasiun membawa dampak ekonomi. Ada transportasi lanjutan, makanan yang dibeli, hingga destinasi wisata yang ikut bergerak,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
KAI mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan tiket diskon yang masih tersedia dengan melakukan pemesanan melalui kanal resmi seperti Access by KAI dan situs kai.id. Pelanggan juga diingatkan untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memastikan data tiket sesuai identitas. (ANT/RAI)