Timnas Voli Putra Indonesia mengakhiri perjalanan di Asian Games 2026 dengan kekalahan 1-3 dari Kazakhstan dalam pertandingan perebutan peringkat 9-12, yang berlangsung di Park Arena, Komaki, Jepang. Meskipun Indonesia berhasil merebut set pertama, Kazakhstan bangkit dan memenangkan tiga set berikutnya, mengamankan kemenangan dan menjadikan Indonesia hanya menempati peringkat ke-12 dalam turnamen tersebut. Secara statistik, meskipun Indonesia mencatat beberapa keunggulan dalam pertahanan dan poin dari kesalahan lawan, Kazakhstan tampil lebih efektif dalam serangan dan servis, mengakhiri laga dengan total 98 poin dibandingkan 86 poin milik Indonesia.
Arsip - Pelatih Timnas Voli Indonesia Reidel Toiran (tengah) memberikan arahan kepada anak asuhnya pada pertandingan semifinal SEA V Cup 2026 Leg 2 di Jakarta Indonesia Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). ANTARA FOTO/Fauzan
JAKARTA, AFU.ID — Timnas Voli Putra Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan kekalahan. Skuad Merah Putih tumbang 1-3 dari Kazakhstan dalam laga perebutan peringkat 9-12 di Park Arena, Komaki, Jepang, Sabtu. Indonesia sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Anak asuh Reidel Toiran mampu merebut set pertama dengan skor tipis 25-23.
Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan. Kazakhstan langsung merespons pada set kedua dan menyamakan kedudukan setelah menang 25-23. Memasuki set ketiga, permainan Kazakhstan semakin dominan. Indonesia kesulitan mengimbangi tekanan lawan dan harus kehilangan set tersebut dengan skor 18-25. Kazakhstan kemudian memastikan kemenangan pada set keempat. Indonesia sempat memberikan perlawanan, tetapi kembali harus menyerah 20-25.
Kazakhstan pun menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1. Hasil tersebut membuat Timnas Voli Putra Indonesia harus puas menempati peringkat ke-12 Asian Games 2026. Secara statistik, Indonesia sebenarnya memiliki sejumlah catatan positif. Skuad Merah Putih menghasilkan 32 poin dari kesalahan Kazakhstan, sedikit lebih banyak dibandingkan 31 poin yang didapat Kazakhstan dari error Indonesia.
Indonesia juga unggul dalam pertahanan blok. Dari 42 percobaan, skuad Merah Putih menghasilkan 10 poin blok atau 24 persen. Kazakhstan hanya mencatat enam poin dari 47 percobaan blok dengan efektivitas 13 persen. Indonesia juga mencatat 76 reception, lebih banyak dibandingkan Kazakhstan yang membukukan 70 reception. Namun, Kazakhstan lebih efektif dalam serangan.
Mereka mencatat 53 spike sukses dari 96 percobaan dengan efektivitas 56 persen. Indonesia membukukan 47 spike sukses dari 95 percobaan atau 50 persen. Kazakhstan juga unggul dalam servis dengan empat ace, sementara Indonesia hanya menghasilkan satu ace. Pada sektor dig, Kazakhstan mencatat 18 penyelamatan sukses dari 33 percobaan atau 55 persen. Indonesia membukukan 15 dig sukses dari 34 percobaan dengan efektivitas 45 persen.
Secara keseluruhan, Kazakhstan mengumpulkan 98 poin, sedangkan Indonesia mencatat 86 poin. Kekalahan 1-3 dari Kazakhstan menjadi laga terakhir Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026. Skuad Merah Putih pun menutup kiprahnya di turnamen tersebut dengan berada di posisi ke-12. (FAD)