AFU.id

Indeks Berita

Hakim Lipatgandakan Hukuman Mayor Faisal: Dituntut 5 Tahun, Divonis 10 Tahun dan Dipecat

Mayor Laut Faisal Mulia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dalam perkara peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Vonis Pengadilan Militer Tinggi I Medan itu dua kali lebih berat dibanding tuntutan oditur yang sebelumnya meminta hukuman lima tahun penjara. Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pemecatan Faisal dari dinas militer. “Memidana terdakwa oleh karena itu dengan pidana pokok penjara selama 10 tahun. Pidana tambahan, dipecat dari dinas militer,” kata Ketua Majeli

Hakim Lipatgandakan Hukuman Mayor Faisal: Dituntut 5 Tahun, Divonis 10 Tahun dan Dipecat

Tak Cukup 4 Kali, Roy Suryo Daftarkan Praperadilan Jilid V Soal Kasus Ijazah Joko Widodo

Rangkaian praperadilan Roy Suryo dalam perkara hukum terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo belum berakhir. Saat praperadilan jilid IV mengenai pencekalan masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tim hukumnya mengisyaratkan permohonan kelima telah didaftarkan. Setiap permohonan tersebut tidak seluruhnya menggugat objek yang sama, melainkan menyasar tindakan hukum berbeda yang dialami Roy selama penanganan perkara. Kuasa hukum Roy, Abdul Gafur Sangadji, membenarkan adanya

Tak Cukup 4 Kali, Roy Suryo Daftarkan Praperadilan Jilid V Soal Kasus Ijazah Joko Widodo

Polisi Buru Dua Pria yang Viral Gesek Nomor Rangka Mobil di Parkir Timur GBK

Video viral yang merekam aksi gesek nomor rangka mobil di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, jadi atensi kepolisian. Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat tengah mendalami aksi percobaan gesek nomor rangka yang viral di media sosial beberapa hari ini. Dalam video itu terekam jelas aktivitas dua orang yang masuk kolong mobil dan diduga kuat tengah menggesek nomor rangka mesin. Terdapat dua pria yang mengendap-ngendap dan berbagi peran. Satu pria mengawasi, sementara satu lain

Polisi Buru Dua Pria yang Viral Gesek Nomor Rangka Mobil di Parkir Timur GBK

Viral, Geng Motor Saling Sabet Celurit di Cirebon, Identitas Belum Diketahui

Aksi gerombolan pemuda mengendarai sepeda motor sambil mengayun dan mengacungkan sajam jenis celurit berukuran besar viral di media sosial. Aksi melanggar ketertiban umum itu berlangsung di sepanjang Jalan Raya Palimanan-Klangenan di Jamblang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dalam aksi tersebut, terlihat dua orang yang juga bagian dari sekelompok pembawa Sajam terjatuh ke pinggir jalan. Video berdurasi hampir 2 menit itu, sekelompok pembawa Sajam itu terus menyabet celurit yang dibawa ke lawannya

Viral, Geng Motor Saling Sabet Celurit di Cirebon, Identitas Belum Diketahui

Kasus Pembunuhan Anak Politikus PKS Cilegon, Pelaku Terjerat Utang setelah Kripto dan Saham Kolaps

Heru Anggara didakwa melakukan pencurian yang disertai pembunuhan terhadap MA (9), anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon Maman Suherman. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Serang Rabu (19/8/2026), jaksa mengungkap aksi tersebut bermula ketika Heru mengalami kerugian setelah uang tabungan dan pinjaman yang digunakan untuk kripto dan saham habis. Heru lalu mendatangi rumah Maman di Perumahan BBS III, Cilegon, pada 16 Desember 2025, menikam MA hingga tewas. Jaksa menyebut, Heru

Kasus Pembunuhan Anak Politikus PKS Cilegon, Pelaku Terjerat Utang setelah Kripto dan Saham Kolaps

Gunakan Modus Bermain Game, Guru Ngaji di Buton Cabuli 9 Santri di Bawah Umur

Seorang guru ngaji berinisial FS (32) di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, diamankan polisi setelah dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap sembilan santrinya. Sebagian besar korban masih duduk di bangku sekolah dasar, sementara satu korban lainnya merupakan siswa kelas satu sekolah menengah pertama. FS merupakan warga Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. Kasus tersebut terungkap setelah para korban menceritakan peristiwa yang mereka alami kepada orangtua masing-m

Gunakan Modus Bermain Game, Guru Ngaji di Buton Cabuli 9 Santri di Bawah Umur

Tilap Dana Pembangunan Masjid Rp450 Juta, Oknum Polisi Kini Ditahan Polresta Ambon

Aipda Ateng Wali, anggota Polsek Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, kini ditahan di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Ia dilaporkan atas dugaan penggelapan dana pembangunan masjid di Dusun Oli, Desa Hitu Mesing, senilai Rp450 juta. Dalam kepanitiaan pembangunan masjid tersebut, Ateng diketahui bertugas sebagai bendahara. Kasus ini dilaporkan Kepala Dusun Oli, Diman Wali, pada 7 Agustus 2026. Setelah laporan diterima, penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon mulai memeriksa sejumlah saks

Tilap Dana Pembangunan Masjid Rp450 Juta, Oknum Polisi Kini Ditahan Polresta Ambon

Ngadu Difitnah ke Sjafrie Sjamsoeddin, Lodewyk Pusung Buru Sosok Catur Calo Dapur MBG yang Catut Namanya

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung mempertanyakan keberadaan sosok Catur yang diyakini kuat mencatut namanya dalam praktik pencaloan titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG). Praktik itu terungkap setelah seorang rekanan bernama Widhi, bersama ayahnya Wang Naing mengaku dimintai ratusan juta rupiah untuk mendapatkan kuota dapur MBG. Berdasarkan pengakuan mereka, Catur yang berperan sebagai perantara berdalih sebagian dana ratusan jut

Ngadu Difitnah ke Sjafrie Sjamsoeddin, Lodewyk Pusung Buru Sosok Catur Calo Dapur MBG yang Catut Namanya

KPA: Kriminalisasi Petani Terus Meningkat, Bareskrim Polri Malah Mangkir dari RDP dan RDPU DPR

Komisi III DPR RI menunda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA). Komisi III menunda pertemuan karena perwakilan Bareskrim Polri tidak hadir. Pertemuan yang sedianya berlangsung Kamis, (20/8/2026), di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, itu akan membahas persoalan pidana dalam konflik agraria struktural. Komisi III DPR RI menggelar pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut atas aduan

1 media, Cenderung kiri
KPA: Kriminalisasi Petani Terus Meningkat, Bareskrim Polri Malah Mangkir dari RDP dan RDPU DPR

Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Menghubungi Menhan Sjafrie Sebelum Dijemput Paksa Kejagung

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung mengaku sempat menghubungi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelum dirinya dijemput paksa oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Lodewyk mengungkap komunikasi tersebut saat memberikan keterangan dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Menurut Lodewyk, ia menghubungi Sjafrie melalui WhatsApp setelah muncul sejumlah tudingan yang menyeret namanya dalam proses pengadaan barang dan ja

Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Menghubungi Menhan Sjafrie Sebelum Dijemput Paksa Kejagung