Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Indonesia Tak Pernah Kalahkan Thailand di Final, Herdman: Lupakan Sepak Bola Indah, Fokus Menang
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Timnas Indonesia siap menghadapi Thailand dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 Oktober 2026. Pelatih John Herdman menekankan pentingnya fokus pada kemenangan daripada bermain dengan gaya sepak bola yang indah, mengingat Indonesia belum pernah mengalahkan Thailand di final sebelumnya. Dalam persiapan menghadapi lawan yang memiliki fleksibilitas taktik, Herdman meminta pemain untuk tetap disiplin dan memanfaatkan setiap momen untuk meraih trofi, serta mengakhiri catatan buruk dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Arsip - Pertandingan Babak Final Leg 1 Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021). (ANTARA FOTO/Flona Hakim/app/hp)
JAKARTA, AFU.ID — Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan Indonesia untuk merebut trofi sekaligus mengakhiri catatan buruk dalam pertemuan dengan Thailand. Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan, kemenangan menjadi prioritas utama dibandingkan memainkan sepak bola yang atraktif dan indah.
Herdman menjelaskan, pertandingan final memiliki tuntutan berbeda dibandingkan laga biasa karena setiap peluang bisa menentukan hasil akhir. Pelatih asal Inggris itu meminta para pemain tetap fokus pada situasi yang sedang dihadapi dan tidak terbebani oleh kesempatan untuk mencetak sejarah. "Kami tidak boleh memegang kesempatan ini terlalu erat, karena kesempatan itu bisa terlepas dari genggaman." kata Herdman dalam konferensi pers.
Menghadapi Thailand, Indonesia juga harus siap menghadapi perubahan pendekatan dan taktik permainan. Herdman menyebut Thailand memiliki pelatih yang fleksibel sehingga mampu berganti formasi sesuai kebutuhan, termasuk menggunakan tiga atau empat pemain bertahan. Kondisi tersebut membuat Garuda dituntut tetap disiplin dan tidak terbawa alur permainan lawan.
Herdman juga membawa misi memutus dominasi Thailand dalam sejarah pertemuan kedua negara. Indonesia dan Thailand telah bertemu 78 kali sejak 1957 dengan Thailand meraih 37 kemenangan, sedangkan Indonesia mencatat 25 kemenangan dan 16 laga lainnya berakhir imbang. Kemenangan terakhir Indonesia terjadi pada 14 Desember 2016 ketika Garuda menundukkan Thailand 2-1 pada leg pertama final AFF Championship 2016.
Setelah kemenangan tersebut, Indonesia belum kembali mengalahkan Thailand dalam lima pertemuan terakhir dengan catatan dua kekalahan dan tiga hasil imbang. Herdman melihat sejarah tersebut sebagai tantangan yang harus dijawab para pemain di partai puncak kali ini. "Pada akhirnya, Anda hanya harus memenangkan final. Ini bukan tentang bermain sepak bola yang indah, tetapi tentang momen-momen, memanfaatkan momen tersebut, memaksimalkan peluang yang muncul, dan tetap berada dalam situasi saat ini," ujar Herdman. (RAI)