JAKARTA, AFU.ID — Kebakaran melanda kawasan wisata Pulau Kenawa di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (4/10/2026). Kobaran api membakar area savana yang selama ini menjadi daya tarik utama pulau tak berpenghuni tersebut. Peristiwa itu sempat menggegerkan warga setelah video kebakaran beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat hamparan savana di Pulau Kenawa berubah menghitam akibat terbakar. Kepulan asap putih tebal juga tampak membumbung tinggi dari area tengah pulau. Sejumlah warga terlihat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas terkait memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut.
Video kebakaran tersebut menyebar melalui berbagai platform media sosial dan memicu perhatian publik. Pulau Kenawa selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumbawa Barat yang banyak dikunjungi wisatawan untuk menikmati pemandangan savana, bukit, dan pantai di sekitarnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat, Abdullah, membenarkan terjadinya kebakaran di kawasan Pulau Kenawa. Namun hingga Minggu malam, pihaknya belum memperoleh informasi pasti mengenai penyebab maupun kronologi awal munculnya api.
“Ya benar. Tapi penyebab dan kronologi belum kami dapatkan,” kata Abdullah, Minggu.
Menurut Abdullah, pihak BPBD langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak Kecamatan Poto Tano setelah menerima laporan kebakaran. Berdasarkan informasi yang diterima dari lapangan, api telah berhasil dipadamkan dan tidak lagi meluas ke area lain di pulau tersebut.
“Setelah kami berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Kecamatan Poto Tano, api sudah padam,” ujar Abdullah.
BPBD juga memastikan tidak terdapat permukiman penduduk di Pulau Kenawa. Kawasan tersebut selama ini hanya digunakan untuk aktivitas wisata serta usaha pendukung pariwisata. Sejumlah fasilitas yang ada di lokasi terdiri atas lapak usaha mikro, tempat berjualan air minum, penginapan wisata, dermaga, dan area singgah bagi pemilik perahu yang melayani wisatawan.
“Di Pulau Kenawa hanya ada bangunan lapak, dermaga dan tempat penginapan bagi para wisatawan,” kata Abdullah.
Meski tidak menimbulkan dampak terhadap kawasan permukiman, kebakaran ini tetap menjadi perhatian karena terjadi di salah satu ikon wisata Sumbawa Barat. Hingga saat ini, pemerintah daerah masih menunggu laporan lebih rinci dari lapangan untuk memastikan luas area yang terdampak serta penyebab pasti kebakaran tersebut. (RHU)