Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Hasil AS Roma vs Real Madrid 3-4: Mentalitas Juara Plus Racikan Taktik The Special One, Los Blancos Comeback di Olimpico
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Real Madrid meraih kemenangan dramatis 4-3 atas AS Roma dalam laga Liga Champions di Stadion Olimpico, setelah tertinggal 1-3. Carlos Espí, Endrick, dan Antonio Rüdiger mencetak gol di akhir pertandingan untuk memastikan comeback ini, yang membawa Madrid mengumpulkan enam poin dan menduduki peringkat kedelapan klasemen sementara, sementara Roma terpuruk di posisi ke-25 dengan satu poin. Pelatih José Mourinho menyoroti perubahan intensitas permainan sebagai faktor kunci keberhasilan timnya membalikkan keadaan di menit-menit akhir.
Real Madrid lakukan comeback dramatis untuk menundukkan AS Roma dengan skor 4-3 pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadion Olimpico, Kamis (15/10/2026). (Official Real Madrid)
JAKARTA, AFU.ID — Real Madrid lakukan comeback dramatis untuk menundukkan AS Roma dengan skor 4-3 pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadion Olimpico, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal 1-3, Los Blancos mencetak tiga gol dalam rentang akhir pertandingan melalui Carlos Espí, Endrick, dan Antonio Rüdiger. Hasil ini mengantarkan Madrid mengoleksi enam poin dan menempati peringkat kedelapan klasemen sementara, sedangkan Roma tertahan di posisi ke-25 dengan satu poin.
Roma lebih dulu membuka keunggulan melalui Marten de Roon pada menit ke-20, tetapi Kylian Mbappe menyamakan kedudukan lima menit berselang setelah memanfaatkan umpan Yan Diomande. Memasuki babak kedua, Donyell Malen mencetak dua gol pada menit ke-51 dan ke-57 untuk membawa tuan rumah unggul 3-1. Namun, perubahan permainan pada fase akhir membuat Madrid menggila. Carlos Espí memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83, disusul Endrick yang menyamakan skor dua menit kemudian dan Rüdiger memastikan kemenangan melalui situasi sepak pojok pada menit ke-90.
Dari sisi statistik, Roma mencatat 54 persen penguasaan bola dan melepaskan 14 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran. Madrid membukukan 46 persen penguasaan bola dengan 16 tembakan dan delapan mengarah ke gawang, serta unggul dalam jumlah sepak pojok dengan sembilan berbanding lima. Angka tersebut memperlihatkan bahwa Madrid tidak harus mendominasi penguasaan bola untuk menghasilkan lebih banyak ancaman, sementara efektivitas mereka dalam memanfaatkan bola mati menjadi faktor penting di penghujung laga.
Pelatih Madrid, José Mourinho, menilai intensitas pertandingan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perubahan situasi pada menit-menit akhir. “Dalam kondisi 3-1, semua orang berpikir kami sudah selesai, namun mereka yang terlihat kelelahan,” kata Mourinho, The Special One, menegaskan Madrid mampu memanfaatkan momentum ketika lawan mulai kehilangan kendali dan konsentrasi di menit-menit akhir pertandingan (RAI0
Susunan Pemain AS Roma vs Real Madrid
AS Roma (3-4-1-2): Pierluigi Gollini; Gianluca Mancini (Leonardo Balerdi 63'), Evan Ndicka, Mario Hermoso (Konstantinos Koulierakis 81'); Nahuel Molina, Marten de Roon, Manu Koné (Niccolò Pisilli 17'), Wesley França; Matías Soulé (Lorenzo Pellegrini 63'); Paulo Dybala (Rodrigo Mora 46'), Donyell Malen. Pelatih: Gian Piero Gasperini.
Real Madrid (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Denzel Dumfries (Arda Güler 59'), Antonio Rüdiger, Ibrahima Konaté, Marc Cucurella (Álvaro Carreras 78'); Federico Valverde (K), Aurélien Tchouaméni (Bernardo Silva 70'); Yan Diomande (Carlos Espí 78'), Vinícius Júnior (Endrick 59'), Jude Bellingham; Kylian Mbappé. Pelatih: José Mourinho.