AFU.id

Indeks Berita

KPAI Catat Dua Anak Meninggal di Lokasi Pengungsian di NTT

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut bahwa sedikitnya ada dua anak yang meninggal di lokasi pengungsian pascabencana gempa di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). "Pilunya, beberapa anak meninggal di pengungsian. Sampai hari ini, yang meninggal dunia yang terpantau kami, ada dua anak," kata Anggota KPAI Diyah Puspitarini saat dihubungi di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Menurut dia, kedua anak meninggal dunia karena sakit. "Sakit dan diperparah dengan kondisi di pengungsian,

KPAI Catat Dua Anak Meninggal di Lokasi Pengungsian di NTT

TNI Cari Sembilan Perempuan yang Dibawa KKB

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto mengatakan pencarian terhadap sembilan orang perempuan Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang dibawa KKB hingga kini terus dilakukan. "Kami terus berupaya mencari agar dapat memulangkan mereka dan kembali ke tengah keluarganya, " kata Brigjen TNI Vivin Alivianto, Minggu (23/8/2026). Dihubungi dari Jayapura, Brigjen TNI Vivin mengatakan awalnya 11 orang perempuan yang dibawa KKB, namun dua orang ditembak hingga menyebabkan satu orang (mama) m

TNI Cari Sembilan Perempuan yang Dibawa KKB

Gempa Susulan NTT Capai 5.688 Kali, BNPB: Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat aktivitas gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nagekeo pada 15 Agustus 2026. Hingga Minggu (23/8/2026), jumlah gempa susulan yang tercatat mencapai 5.688 kali. Dari jumlah tersebut, 132 gempa dirasakan oleh masyarakat. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan gempa susulan memiliki kekuatan yang b

Gempa Susulan NTT Capai 5.688 Kali, BNPB: Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu

430 Titik Karhutla Kepung Kaltim, Petugas Kesulitan Padamkan Api karena Akses Sulit

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius di Kalimantan Timur (Kaltim) di tengah kondisi cuaca yang kering. Hingga akhir pekan ini, ratusan titik kebakaran tercatat tersebar di hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kaltim per Sabtu (22/8/2026), tercatat sebanyak 430 titik karhutla terjadi di 10 kabupaten dan kota dengan total luas lahan terbakar mencapai 1.260,92 hektare. Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)

430 Titik Karhutla Kepung Kaltim, Petugas Kesulitan Padamkan Api karena Akses Sulit

Kondisi Udara Memburuk, Singkawang Berlakukan Pembelajaran Secara Daring

Memburuknya kondisi udara di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat memberlakukan pembelajaran secara daring (dalam jaringan/online). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang Asmadi mengatakan, pembelajaran tatap muka ditiadakan sementara hingga kondisi udara dinyatakan membaik dan lebih aman bagi warga sekolah. “Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi penanggulangan bencana daerah tanggal 22 Agustus 2026 dan kondisi udara yang semakin memburu

Kondisi Udara Memburuk, Singkawang Berlakukan Pembelajaran Secara Daring

Sempat Dipadamkan, Kebakaran Way Kambas Muncul Lagi di Lokasi Baru

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, kembali muncul setelah sebelumnya dinyatakan berhasil dipadamkan. Titik api baru ditemukan di Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah, Minggu (23/8/2026) sore. Tim gabungan langsung kembali dikerahkan untuk melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke kawasan lain. Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas MHD Zaidi mengatakan, petugas bergerak setelah menerima laporan adanya kebakaran baru di lokasi terseb

Sempat Dipadamkan, Kebakaran Way Kambas Muncul Lagi di Lokasi Baru

Bawa Sajam untuk Tawuran, Lima Pelajar Hendak Tawuran Diamankan di Ciputat Timur

Aksi tawuran pelajar diduga berhasil dicegah setelah Tim KRYD Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan lima pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam di Jalan WR Supratman, Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Minggu (23/8/2026) dini hari. Kelima pelajar tersebut diamankan saat personel Brimob melakukan patroli dan menemukan sekelompok pemuda yang diduga berpotensi melakukan aksi tawuran. Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, patroli

Bawa Sajam untuk Tawuran, Lima Pelajar Hendak Tawuran Diamankan di Ciputat Timur

673 Hektare Lahan di Taman Nasional Way Kambas Terbakar, Bagaimana Nasib Gajah Sumatra?

Kebakaran kawasan Resor Kuala Penet, Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, telah dipadamkan tanpa adanya gajah sumatra yang dilaporkan terdampak langsung. Api yang muncul sejak Jumat (21/8/2026) siang berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kementerian Kehutan (Kemenhut) menyebut luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 673 hektare. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, mengatakan posisi gajah liar maupun g

673 Hektare Lahan di Taman Nasional Way Kambas Terbakar, Bagaimana Nasib Gajah Sumatra?

Mengenal Desa Adat Sade di Lombok yang Terbakar, Ratusan Warisan Budaya Hilang Dalam Semalam

Desa Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilanda kebakaran hebat pada Sabtu (22/8/2026) malam. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita itu menghanguskan ratusan rumah warga. Bangunan di Desa Adat Suku Sasak Sade yang sebagian besar terbuat dari kayu, bambu, bedek, dan beratap ilalang membuat api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Warga bersama tim pemad

Mengenal Desa Adat Sade di Lombok yang Terbakar, Ratusan Warisan Budaya Hilang Dalam Semalam

Gempa NTT: Gubernur Sebut Relawan Masih Kurang, Desa Terisolir Butuh Bantuan

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih membutuhkan tambahan relawan untuk membantu penanganan pascagempa. Sejumlah desa, terutama yang berada di wilayah pegunungan, masih sulit dijangkau secara rutin. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan keterbatasan akses membuat kebutuhan tenaga tambahan menjadi mendesak. "Memang ada beberapa desa yang, terutama yang di gunung-gunung, itu masih susah diakses secara rutin. Jadi memang kami membutuhkan tenaga tambahan," kata Melki kep

Gempa NTT: Gubernur Sebut Relawan Masih Kurang, Desa Terisolir Butuh Bantuan