AFU.id

Indeks Berita

Tragedi Kemayoran, Pria Ditusuk Brutal Hingga Tewas di Depan Anak

Kepolisian menangkap seorang pria berinisial TA yang diduga melakukan penusukan hingga menewaskan seorang korban berinisial AJS (35) di kawasan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin dini hari. Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sebilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi tersebut. Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiansyah, mengatakan pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia menyebut, peristiwa ini dipicu oleh persoalan pribadi antara pelaku dan k

Tragedi Kemayoran, Pria Ditusuk Brutal Hingga Tewas di Depan Anak

Mengingat Kembali Kasus Megakorupsi Rp1,3 Triliun Eddy Tansil, Katebelece Sudomo, dan Perburuan Aset Lebih 30 Tahun

Penyerahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) fantastis sebesar Rp1,029 triliun oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan, pada hari Senin (15/6/2026) menjadi seremoni spesial. Di balik tumpukan aset yang dikembalikan ke negara, terselip sebuah memori kelam skandal megakorupsi di era Orde Baru. Kejaksaan Agung akhirnya berhasil mengembalikan aset senilai Rp82,68 miliar yang dicuri koruptor kakap Tan Tju Hong alias Eddy Tansil. Harta itu adalah sebagian dari ke

Mengingat Kembali Kasus Megakorupsi Rp1,3 Triliun Eddy Tansil, Katebelece Sudomo, dan Perburuan Aset Lebih 30 Tahun

Cinta Tak Direstui, Dua Pria Culik Lansia di PIK Jakarta

Polisi menangkap dua pelaku berinisial CW (31) dan FAP (26) terkait upaya penculikan terhadap seorang pria lanjut usia berinisial GH (70) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari informasi yang dihimpun, salah satu pelaku diketahui pernah menjalin hubungan dengan keluarga dari korban, namun tidak mendapat restu. "Dari hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut did

Cinta Tak Direstui, Dua Pria Culik Lansia di PIK Jakarta

Kejagung Setor Rp1 Triliun Lebih Hasil Lelang dan Aset Eddy Tansil ke Kemenkeu

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui Badan Pemulihan Aset (BPA) menyerahkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Badan Pemulihan Aset Jakarta Selatan, Senin (15/6/2026). Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan, dana tersebut berasal dari hasil lelang BPA Fair yang digelar pada 18–21 Mei 202

Kejagung Setor Rp1 Triliun Lebih Hasil Lelang dan Aset Eddy Tansil ke Kemenkeu

Cucu Habisi Nenek Sendiri di Patikraja, Lalu Bunuh Saksi yang Melihat Jasad Korban

Kasus penemuan dua mayat perempuan di Desa Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuka rangkaian pembunuhan yang diduga dilakukan seorang cucu terhadap neneknya sendiri. Korban kedua kemudian ikut dibunuh setelah mulai curiga dan melihat jasad korban pertama di dalam rumah. Dua korban dalam kasus ini adalah KA, perempuan berusia 80 tahun yang merupakan nenek dari pihak ibu tersangka. Korban lainnya adalah AA, perempuan berusia 18 tahun asal Purwokerto Selatan yang dikenal sebagai rekan k

Cucu Habisi Nenek Sendiri di Patikraja, Lalu Bunuh Saksi yang Melihat Jasad Korban

Komnas Perempuan: Implementasi UU TPKS di Daerah Masih Lambat, Layanan Korban Timpang

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mendorong percepatan implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di seluruh daerah, menyusul masih adanya kesenjangan layanan perlindungan korban di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor, menegaskan penerapan UU TPKS perlu segera diperkuat agar layanan perlindungan terhadap perempuan korban kekerasan dapat berjalan lebih merata di dae

Komnas Perempuan: Implementasi UU TPKS di Daerah Masih Lambat, Layanan Korban Timpang

Eks Bos MDI Ventures Dituntut 12 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Korupsi Investasi TaniHub Rp290 Miliar

Mantan Vice President of Investment PT Metra Digital Investama (MDI Ventures), Aldi Adrian Hartanto, dituntut 12 tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi investasi MDI Ventures dan BRI Ventures ke TaniHub Group yang disebut menyebabkan kerugian negara sebesar 20 juta dolar AS atau sekitar Rp290,92 miliar. Meski demikian, Aldi membantah dirinya terlibat dalam tindak pidana korupsi. Dalam nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan pada Rabu (3/6/2026), ia menegaskan investasi ke TaniHub merupaka

Eks Bos MDI Ventures Dituntut 12 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Korupsi Investasi TaniHub Rp290 Miliar

Iming-iming Kasbon Rp5 Juta, Pemuda Garut Laporkan Penipuan Loker ABK Muara Angke

Seorang pemuda asal Garut, Jawa Barat, menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja anak buah kapal (ABK) kapal cumi di Muara Angke, Jakarta Utara. Korban berinisial DS (24) melapor ke polisi setelah menemukan sejumlah ketidaksesuaian antara informasi yang ditawarkan dalam iklan pekerjaan dan kondisi yang ditemuinya di lapangan. Kasus tersebut bermula saat korban melihat iklan lowongan kerja ABK kapal cumi yang beredar di media sosial. Dalam iklan itu, calon pekerja dijanjikan gaji pokok Rp1,

Iming-iming Kasbon Rp5 Juta, Pemuda Garut Laporkan Penipuan Loker ABK Muara Angke

Mau Jadi Perangkat Desa Dipatok Rp225 Juta, Sudewo Didakwa Raup Miliaran

Mantan Bupati Pati Sudewo didakwa menerima uang miliaran rupiah dalam perkara dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dakwaan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Joko Hermawan, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (15/6/2026). Jaksa menyebut pungutan dilakukan dalam proses pengisian perangkat desa pada 2025-2026. Dalam perkara ini, Sudewo didakwa bersama tiga kepala desa, yakni Kepala Desa Karangrowo Abdul Suyono, Kepala Desa Arumanis

Mau Jadi Perangkat Desa Dipatok Rp225 Juta, Sudewo Didakwa Raup Miliaran

Kelelahan Sepulang Haji, Fuad Hasan Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK

Pemilik biro perjalanan haji PT Makassar Toraja (Maktour), Fuad Hasan Masyhur, kembali meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaannya sebagai saksi dalam kasus korupsi kuota haji. Permintaan itu diajukan karena kondisi kesehatannya diklaim belum pulih setelah menjalani rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Fuad mengatakan dirinya telah kembali ke Indonesia, namun masih mengalami kelelahan yang memengaruhi kondisi kesehatannya. Karena itu, ia belum dapat memenuhi pang

Kelelahan Sepulang Haji, Fuad Hasan Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK