AFU.id

Indeks Berita

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Tersangka Pemerasan Berkedok Surat Undur Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025-2030 Gatut Sunu Wibowo (GSW) dan ajudannya Dwi Yoga Ambal (YOG) sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya. Penetapan hukum ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Tulungagung pada Jumat, 10 April 2026. Perkara tersebut bermula saat Gatut menyalahgunakan kekuasaan dengan mewajibkan sejumlah pejabat yang baru dilantiknya untuk menandatanga

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Tersangka Pemerasan Berkedok Surat Undur Diri

KPK Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Ratusan Juta dari OTT Bupati Tulungagung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp335 juta dan empat pasang sepatu senilai Rp129 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Barang bukti tersebut diamankan usai terjadi transaksi penyerahan uang di area pendopo kabupaten. "Tim mendapatkan informasi adanya rencana penyerahan uang dari salah satu dinas pada bupati," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 11 April 2026. Penyerahan uang pelic

KPK Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Ratusan Juta dari OTT Bupati Tulungagung

Dua Surat Tanpa Tanggal, Dua Tekanan Tanpa Pilihan

Ruang-ruang birokrasi di Kabupaten Tulungagung mendadak terasa lebih sempit. Bukan karena dindingnya bergeser, melainkan karena tekanan yang datang dari atas—diam, sistematis, dan nyaris tak menyisakan ruang bagi para pejabat untuk menolak. Di balik meja kekuasaan itu, Gatut Sunu Wibowo diduga merancang mekanisme yang rapi: dua lembar surat, tanpa tanggal, namun sarat ancaman. Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (10/4/2026) membuka lapisan praktik yang s

Dua Surat Tanpa Tanggal, Dua Tekanan Tanpa Pilihan

Kronologi Pemerasan yang Diduga Dilakukan Bupati Tulungagung Cs

Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi di Tulungagung membuka tabir praktik kekuasaan yang diduga disalahgunakan dari dalam. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, ditangkap bersama sejumlah pejabat daerah dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (10/4/2026). Sebanyak 18 orang sempat diamankan dalam operasi tersebut. Dari jumlah itu, 13 orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Mereka terdiri dari lingkar dalam pemerintahan daerah—mulai dari kepala d

Kronologi Pemerasan yang Diduga Dilakukan Bupati Tulungagung Cs

12 Orang Susul Bupati Tulungagung ke KPK

Langit Jakarta masih menyimpan sisa tegang dari operasi senyap yang menjalar dari daerah. Satu per satu, mereka yang terjaring mulai tiba di Gedung Merah Putih. Bukan untuk disambut, tetapi untuk diperiksa. Sebanyak 12 orang yang sebelumnya diamankan dalam operasi tangkap tangan di Tulungagung kini menyusul sang kepala daerah, Gatut Sunu Wibowo, menjalani pemeriksaan lanjutan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Sabtu (11/4/2026). Mereka datang bertahap, dalam irama yang senyap namun sarat ma

12 Orang Susul Bupati Tulungagung ke KPK

OTT Bupati Tulungagung karena Pemerasan

Belum genap sehari publik mencerna kabar operasi senyap, satu kata kunci langsung mengunci arah perkara: pemerasan. Gatut Sunu Wibowo, kepala daerah aktif di Tulungagung, ditangkap dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Sabtu (11/4/2026). Konfirmasi datang singkat, tanpa banyak ornamen. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, hanya melontarkan satu kata: “Pemerasan.” Tak ada uraian panjang, tak ada kronologi rinci—seolah cukup untuk memberi arah bahwa kas

OTT Bupati Tulungagung karena Pemerasan

OTT Bupati Tulungagung, KPK Amankan Barang Bukti Uang Ratusan Juta Rupiah

Operasi senyap kembali mengguncang panggung birokrasi daerah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk Gatut Sunu Wibowo bersama 15 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung cepat dan tertutup. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai bernilai ratusan juta rupiah. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya temuan uang tersebut, meski belum merinci jumlah pasti yang disita. Sejauh ini, konstruksi perkara masih belum dibuka ke p

OTT Bupati Tulungagung, KPK Amankan Barang Bukti Uang Ratusan Juta Rupiah

Motor Listrik MBG Belum Usai, Kini Muncul Truk Kopdes

Isu bergulir cepat di linimasa. Belum reda perdebatan soal motor listrik program makan bergizi, publik kembali disuguhi angka yang lebih besar—lebih bising—lebih mengundang tanya. Sebanyak 20.600 unit truk, dengan nilai kontrak mencapai Rp10,83 triliun, disebut-sebut terkait program Koperasi Desa Merah Putih. Narasi ini pertama kali mencuat dari unggahan media sosial, lalu menjalar menjadi diskursus publik. Namun di balik riuh itu, sumber utamanya justru berasal dari dokumen resmi keterbukaan in

Motor Listrik MBG Belum Usai, Kini Muncul Truk Kopdes

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Sunu Gatut Wibowo Digelandang ke KPK

Pagi masih menggantung di langit Jakarta ketika sebuah mobil hitam berhenti di pelataran Komisi Pemberantasan Korupsi. Dari dalamnya, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turun tanpa banyak kata, Sabtu, 11 April 2026, sekitar pukul 06.50 WIB. JAKARTA, AFU.ID - Langkahnya singkat. Dikawal aparat kepolisian dan penyidik, ia langsung diarahkan masuk ke Gedung Merah Putih. Jaket dan topi hitam yang dikenakannya menutup sebagian ekspresi, sementara sorot kamera dan pandangan petugas mengikuti tanpa

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Sunu Gatut Wibowo Digelandang ke KPK

Didakwa Atur Proyek dan Jual Beli Jabatan, Tiga Pejabat Ponorogo Segera Diadili di PN Surabaya

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa tiga pejabat Pemerintah Kabupaten Ponorogo atas rentetan kasus dugaan suap dan gratifikasi pada Jumat, 10 April 2026. Ketiga terdakwa tersebut adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekretaris Daerah Agus Pramono, serta Direktur RSUD dr Harjono S Yunus Mahatma. Bupati Sugiri Sancoko didakwa menerima suap Rp900 juta dari Yunus untuk memperpanjang jabatan direktur, serta suap proyek RSUD senilai Rp950 juta dari Direktur CV C

Didakwa Atur Proyek dan Jual Beli Jabatan, Tiga Pejabat Ponorogo Segera Diadili di PN Surabaya