Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Hasil Lille vs Galatasaray 2-4: Verdonk Main Full untuk Diobok-obok Osimhen, Les Dogues Selalu Kalah di Liga Champions
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Lille OSC mengalami kekalahan 2-4 dari Galatasaray pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027, dengan bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk bermain penuh selama 90 menit. Meskipun Lille menguasai bola hingga 56 persen dan menciptakan 15 tembakan, mereka kesulitan menghadapi serangan balik Galatasaray yang efektif, di mana Soriba Diaoune mencetak dua gol untuk Lille sementara tim tamu mencetak empat gol melalui Yunus Akgun, Alexey Batrakov, Lucas Torreira, dan Victor Osimhen.
Pemain Lille, Calvin Verdonk. (Ofisial Lille)
JAKARTA, AFU.ID — Lille OSC menelan kekalahan 2-4 saat menjamu Galatasaray pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stade Pierre-Mauroy, Rabu (21/10/2026) malam WIB. Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk tampil sebagai starter dan bermain di posisi bek kiri. Namun ketangguhan bek Timnas Indonesia itu belum mampu membantu Les Dogues menghindari kekalahan ketiga beruntun di kompetisi Eropa. Soriba Diaoune mencetak dua gol untuk Lille, sedangkan Galatasaray membalas melalui Yunus Akgun, Alexey Batrakov, Lucas Torreira, dan Victor Osimhen.
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal ketika Akgun membawa Galatasaray unggul pada menit kedua. Lille merespons lewat Diaoune pada menit kedelapan dan berbalik memimpin 2-1 pada menit ke-39 setelah penyerang muda tersebut menuntaskan umpan Hakon Haraldsson,, Namun Batrakov menyamakan skor menjelang turun minum. Galatasaray mengambil alih kendali setelah jeda melalui gol Torreira dari situasi sepak pojok pada menit ke-52, Osimhen memperlebar keunggulan pada menit ke-61 lewat serangan balik yang diawali umpan gelandang Batrakov dan dilanjutkan kombinasi satu-dua dengan Baris Alper Yilmaz.
Galatasaray lebih efektif memanfaatkan peluang meski Lille unggul dalam penguasaan bola. Berdasarkan statistik pertandingan, Lille mencatatkan 56 persen penguasaan bola dan 15 tembakan, dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Osimhen cs membukukan 44 persen penguasaan bola, 10 tembakan, dan empat tembakan tepat sasaran. Verdonk ikut membantu pertahanan sekaligus membangun serangan dari sisi kiri, tetapi Lille kesulitan mengatasi pergerakan pemain Galatasaray dan ancaman mereka dalam situasi transisi. Kemenangan ini mengantar Galatasaray meraih tiga poin pertamanya, sedangkan Lille masih tanpa poin setelah tiga pertandingan kalah dalam UCL fase liga.
Hasil tersebut membuat Lille semakin tertekan dalam persaingan klasemen Liga Champions, sementara Galatasaray memperoleh dorongan penting untuk memperbaiki posisinya. Bagi Verdonk, penampilan sebagai starter dan full 90 menit di panggung Liga Champions menjadi pengalaman penting. Berdasarkan data FotMob, Verdonk mencatatkan 37 dari 45 umpan akurat (82%), tujuh kali merebut kembali penguasaan bola, serta memenangkan tiga dari tujuh duel darat dan satu dari dua duel udara. Namun, Verdonk juga tiga kali melakukan pelanggaran dan sekali dilewati lawan saat Lille kalah 2-4 dari Galatasaray. (RAI)
Line Up Lille vs Galatasaray
Lille (4-3-3): Berke Ozer; Calvin Verdonk, Alexandro, Nathan Ngoy, Maxima Goffi (Tanguy Nianzou 63'); Benjamin Andre (Maurits Kjaergaard 62'), Ngal'ayel Mukau (Olivier Giroud 63'), Nabil Bentaleb (Basar Onal 75'); Dilane Bakwa, Hakon Haraldsson, Soriba Diaoune (Gaetan Perrin 75').
Galatasaray: Ugurcan Cakir; Ismail Jakobs, Abdulkerim Bardakci, Davinson Sanchez, Roland Sallai; Gabriel Sara (Mario Lemina 62'), Lucas Torreira, Baris Alper YilmazLes Dogues (Eren Elmali 75'); Alexey Batrakov (Ilkay Gundogan 85'), Yunus Akgun (Leroy Sane 76'), Victor Osimhen (Deniz Gul 84').