AFU.id

Indeks Berita

Prabowo Sebut Polisi, TNI dan ASN Perlu Naik Gaji Agar Tak Korupsi

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto mengatakan, tentara, polisi, serta pegawai negeri perlu digaji secara layak untuk mencegah praktik pemerasan terhadap rakyat maupun korupsi. Hal itu disampaikan Prabowo dalam puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Kepala negara RI tersebut menyebut, berbagai profesi, mulai dari guru, dokter, perawat, hingga aparat keamanan, sama-sama membutuhkan penghasilan yang memadai. “Supaya mereka t

Prabowo Sebut Polisi, TNI dan ASN Perlu Naik Gaji Agar Tak Korupsi

Benarkah RI Sudah Tak Impor Solar Lagi? Ini Klaim Prabowo soal B50

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia mulai bulan ini tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri, menyusul peluncuran bahan bakar minyak (BBM) jenis B50 yang mencampur solar dengan bahan baku kelapa sawit. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Hari Koperasi di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026). "Baru berapa hari yang lalu kita launching B50, solar 50 persen dari kelapa sawit. Petani kelapa sawit ada di Indonesia, minyak kelapa sawit di Indonesia. M

Benarkah RI Sudah Tak Impor Solar Lagi? Ini Klaim Prabowo soal B50

Saring WNA Berkualitas, Ditjen Imigrasi Pangkas Bebas Visa hingga 87 Persen

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memangkas penerbitan Bebas Visa Kunjungan (BVK) sebesar 87,91 persen pada semester I 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari kebijakan selektif (selective policy) guna menyaring masuknya warga negara asing (WNA) yang berkualitas ke tanah air. Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menjelaskan bahwa kebijakan keimigrasian saat ini tidak lagi berorientasi pada kuantitas pelintas, melainkan kualitas pelayanan dan p

Saring WNA Berkualitas, Ditjen Imigrasi Pangkas Bebas Visa hingga 87 Persen

KKP Siapkan Regulasi untuk Pulihkan Sektor Perikanan Pascabencana Aceh

Sektor kelautan dan perikanan ikut terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatra dan Aceh. Pemulihan terus berlangsung sejak peristiwa amukan alam itu melanda pada akhir November 2025 hingga kini. Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) pun fokus memulihkan sektor tersebut sesegera mungkin. Salah satu langkahnya adalah dengan menyiapkan dukungan regulasi pemanfaatan ruang laut untuk penguatan sektor perikanan. Kementerian yang dipimpin oleh Sakti Wahyu Trenggono pun telah

KKP Siapkan Regulasi untuk Pulihkan Sektor Perikanan Pascabencana Aceh

Tak Mau Kalah dari Warga Umbul Glimbung, Warga Pedalaman Tanggamus Patungan Beli Tanah dan Bangun Sekolah Secara Swadaya

Tak mau kalah dari warga Dusun Umbul Glimbung, Lampung Timur, yang membangun jalan secara swadaya, warga Pedukuhan Batu Nyangka, Pekon Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Lampung, juga secara swadaya membangun sekolah demi masa depan anak-anak mereka. Lebih hebatnya, mereka tak hanya patungan untuk membangun lokal sekolah tetapi juga untuk membeli tanahnya. Langkah ini diambil warga demi menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak di wilayah pedalaman.

Tak Mau Kalah dari Warga Umbul Glimbung, Warga Pedalaman Tanggamus Patungan Beli Tanah dan Bangun Sekolah Secara Swadaya

573 Pelatih Manajerial Pengelola KNMP Ikuti ToT dan Microteaching KKP

Sebanyak 573 Pelatih Manajerial Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menerima pembekalan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI). Melansir website KKP RI, Minggu (12/7/2026), pembekalan tersebut bertajuk Training of Trainers ( ToT ) dan microteaching . Pelatihan itu berlangsung serentak pada di Bogor, Bandung, Surabaya, dan Makassar pada 6-10 Juli 2026. Melalui ToT, KKP RI ingin memastikan para pelatih yang terdiri dari pegawai dan tenaga profesional mempunyai

573 Pelatih Manajerial Pengelola KNMP Ikuti ToT dan Microteaching KKP

Mengenal Gerakan Nasional Migran Aman, Terobosan Baru KP2MI RI Lahirkan Pejuang Devisa

Bekerja di luar negeri masih menjadi salah satu pilihan masyarakat Indonesia untuk memperbaiki taraf hidup. Bagi banyak keluarga, keputusan itu lahir dari harapan sederhana, memperoleh penghasilan yang lebih baik, menyekolahkan anak hingga jenjang yang lebih tinggi, membangun rumah, atau membuka usaha ketika kembali ke tanah air. Namun, di balik harapan tersebut, tersimpan tantangan yang tidak kecil. Kemajuan teknologi informasi membuat peluang kerja di luar negeri semakin mudah ditemukan melalu

Mengenal Gerakan Nasional Migran Aman, Terobosan Baru KP2MI RI Lahirkan Pejuang Devisa

Pengelolaan Gas Metana Buruk, Picu Kebakaran TPA Berulang

Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang berstatus rawan terus berulang, akibat buruknya sistem tata kelola gas metana di kawasan penampungan sampah. Kelalaian dalam melakukan mitigasi dini berisiko memicu pencemaran udara beracun yang mengancam kesehatan ribuan warga sekitar. Melansir website Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut RI), Minggu (12/7/2026), salah satu contohnya terjadi di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Yang mana, penanggulangan insiden mem

Pengelolaan Gas Metana Buruk, Picu Kebakaran TPA Berulang

Lahan Murah Langka, Kepatuhan Developer Terhadap Hunian Berimbang Dinilai Rendah

Kebijakan hunian berimbang rawan diabaikan akibat tingginya orientasi keuntungan komersial pengembang swasta. Kelalaian penyediaan rumah sederhana berisiko memperparah ketimpangan kepemilikan aset properti bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melansir website Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (Kementerian PKP RI), Minggu (12/7/2026), pengawasan implementasi regulasi permukiman kini mulai diperketat secara berkala. Peninjauan lapangan secara spesifik pun terlaksana

Lahan Murah Langka, Kepatuhan Developer Terhadap Hunian Berimbang Dinilai Rendah

KKP RI Benahi Kompetensi Tenaga Lokal demi Pacu Efektivitas K-SIGN Rote Ndao

Keterbatasan kompetensi tenaga kerja lokal di wilayah perbatasan rawan menghambat program hilirisasi komoditas strategis milik Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI). Kelemahan kapasitas teknis masyarakat pesisir Timur berisiko memicu terhentinya operasional sentra industri garam modern yang bernilai miliaran rupiah. Melansir website KKP RI, Minggu (12/7/2026), standardisasi keahlian mulai bergulir melalui bimbingan teknis intensif di Kota Kupang beberapa waktu lalu. Agen

KKP RI Benahi Kompetensi Tenaga Lokal demi Pacu Efektivitas K-SIGN Rote Ndao