AFU.id

Indeks Berita

Demonstrasi di Gaza, Tuntut Perlindungan Tahanan Palestina di Penjara Israel

Puluhan warga Palestina melakukan demonstrasi di Kota Gaza untuk memprotes perlakuan terhadap para tahanan dan menyerukan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk turun tangan. Para pengunjuk rasa berkumpul di luar markas ICRC di Gaza barat atas undangan faksi-faksi Palestina. Mereka mengibarkan bendera Palestina, membawa foto para tahanan, serta membawa spanduk yang menuntut perlindungan bagi para tahanan dan pengakhiran apa yang mereka gambarkan sebagai penelantaran medis serta penyiksaa

Demonstrasi di Gaza, Tuntut Perlindungan Tahanan Palestina di Penjara Israel

Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata usai Serangan Baru di Iran Selatan

Iran menuduh Amerika Serikat melanggar gencatan senjata setelah Washington melancarkan serangan baru ke wilayah selatan Iran. Komando Pusat AS atau Centcom menyatakan serangan itu menargetkan situs rudal Iran dan kapal yang diduga berupaya memasang ranjau. AS menyebut serangan tersebut sebagai tindakan pertahanan diri untuk melindungi pasukannya dari ancaman Iran. Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan itu dan menyebut AS bertanggung jawab atas konsekuensi dari tindakan yang dianggap agr

Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata usai Serangan Baru di Iran Selatan

Rusia Serang Ukraina dengan Ratusan Drone dan Rudal, Empat Orang Tewas

Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu (24/5/2026) waktu setempat. Serangan itu melibatkan ratusan drone dan puluhan rudal yang menghantam sejumlah wilayah kota. Empat orang dilaporkan tewas akibat serangan tersebut. Puluhan warga lainnya mengalami luka-luka dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Dilansir dari detikNew, ledakan keras terdengar di berbagai sudut Kyiv sejak dini hari. Sirene serangan udara meraung sepanjang malam hingga membuat wa

Rusia Serang Ukraina dengan Ratusan Drone dan Rudal, Empat Orang Tewas

AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran di Tengah Gencatan Senjata

Amerika Serikat melancarkan serangan baru ke wilayah selatan Iran di tengah gencatan senjata dan pembicaraan damai yang belum mencapai kesepakatan final. Komando Pusat AS menyebut serangan itu menargetkan situs rudal Iran dan kapal yang diduga berupaya memasang ranjau. Militer AS menyatakan serangan dilakukan sebagai bentuk pertahanan diri untuk melindungi pasukan Amerika dari ancaman Iran. Juru bicara Komando Pusat AS Kapten Tim Hawkins mengatakan militer tetap menggunakan pengekangan selama ge

AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran di Tengah Gencatan Senjata

Iran Bantah Kesepakatan dengan AS Segera Diteken

Iran menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat menunjukkan kemajuan, tetapi kesepakatan belum akan tercapai dalam waktu dekat. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baqai mengatakan sebagian besar isu dalam perundingan sudah dibahas, namun belum berarti kesepakatan siap diteken. “Benar bahwa kami telah mencapai kesimpulan pada sebagian besar isu yang dibahas. Namun, tidak ada yang bisa mengklaim bahwa penandatanganan kesepakatan sudah dekat,” kata Baqai di Teheran, dikutip dari BBC

Iran Bantah Kesepakatan dengan AS Segera Diteken

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Hizbullah Balas dengan Roket dan Drone

Militer Israel menyatakan mulai melancarkan gelombang serangan baru ke sejumlah wilayah Lebanon setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memerintahkan peningkatan serangan terhadap Hizbullah. Pasukan Pertahanan Israel atau IDF menyebut serangan menyasar posisi Hizbullah di Lembah Bekaa, Lebanon timur, serta sejumlah wilayah lain. Netanyahu dalam pernyataan video mengatakan Israel sedang berperang melawan Hizbullah dan meminta militernya memberikan pukulan lebih keras. “Kami harus meningkatkan

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Hizbullah Balas dengan Roket dan Drone

Kereta Militer Pakistan Dihantam Ledakan, 20 Orang Tewas dan 70 Orang Terluka

Data sementara mencatat 20 orang tewas dan 70 lainnya terluka akibat ledakan yang menghantam kereta pengangkut personel militer di Pakistan, berdasarkan laporan BBC. Ledakan terjadi saat kereta melintas di Stasiun Chaman Phatak, Quetta, ibu kota wilayah Balochistan, pada Minggu (24/5/2026) pagi. Pejabat perkeretaapian mengatakan kepada BBC Urdu bahwa ledakan membuat lokomotif dan sejumlah gerbong keluar dari rel. Dua gerbong lainnya dilaporkan terguling. Kereta tersebut sebagian besar membawa pe

Kereta Militer Pakistan Dihantam Ledakan, 20 Orang Tewas dan 70 Orang Terluka

Ongkos yang Harus Dibayar Ketika Dunia Menunggu Kesepakatan Damai AS-Iran

tiga bulan antara Amerika Serikat beserta sekutunya melawan Iran memasuki hari ke-87. Di tengah desakan dunia untuk mengakhiri konflik yang telah mengganggu pasokan energi dan stabilitas Timur Tengah, Presiden AS Donald Trump justru mengambil sikap wait and see. Alih-alih mendorong percepatan negosiasi, Trump memerintahkan para perwakilannya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran, sebuah langkah yang menurut para pengamat mengandung ongkos besar yang harus ditanggung Washingto

3 media, Cenderung netral
Ongkos yang Harus Dibayar Ketika Dunia Menunggu Kesepakatan Damai AS-Iran

Kereta Militer Pakistan Dibom Kelompok Separatis, 20 Orang Tewas

Sebanyak 20 orang tewas dan 70 lainnya mengalami luka-luka setelah terjadi ledakan yang menargetkan kereta api pengangkut personel militer di Pakistan, Minggu (25/5/2026). Dilansir dari BBC, ledakan terjadi saat kereta melintas di Stasiun Chaman Phatak, Kota Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan di wilayah barat Pakistan. Kereta tersebut diketahui membawa anggota militer beserta keluarga mereka yang hendak pulang kampung untuk merayakan Idul Adha. Pejabat perkeretaapian Pakistan mengatakan tiga

Kereta Militer Pakistan Dibom Kelompok Separatis, 20 Orang Tewas

Dokumen Bank Dunia Bocor: 27 Negara Terancam Bangkrut Imbas Perang Iran

dokumen internal Bank Dunia yang bocor ke publik mengungkap sedikitnya 27 negara telah bergerak mengaktifkan instrumen krisis. Langkah ini diambil agar mereka bisa segera mengakses pendanaan darurat dari program Bank Dunia menyusul pecahnya perang Iran. Dokumen tersebut telah diverifikasi oleh kantor berita Reuters pada Jumat (22/5/2025). Namun, dokumen itu tidak menyebutkan nama negara-negara yang dimaksud, maupun total dana yang berpotensi diajukan. Pihak Bank Dunia hingga kini menolak memberi

1 media, Cenderung netral
Dokumen Bank Dunia Bocor: 27 Negara Terancam Bangkrut Imbas Perang Iran