AFU.id

Indeks Berita

Bank Himbara Kekeringan Dana, Purbaya Balikkan Dana Pemerintah ke Himbara, Total Penempatan Tembus Rp400 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menempatkan dana pemerintah di bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara hingga totalnya mencapai Rp400 triliun. Kebijakan itu diambil setelah Purbaya menerima keluhan soal likuiditas bank pelat merah yang disebut mulai menipis. Purbaya mengatakan pemerintah sebelumnya menempatkan sekitar Rp300 triliun dana Saldo Anggaran Lebih atau SAL di Himbara pada 2025. Sebagian dana kemudian ditarik dalam beberapa bulan terakhir sehingga nilai p

Bank Himbara Kekeringan Dana, Purbaya Balikkan Dana Pemerintah ke Himbara, Total Penempatan Tembus Rp400 Triliun

Satgas PHK Mulai Bedah Perusahaan Bermasalah, dari Demand Turun hingga Konflik Internal

Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja mulai memetakan perusahaan yang berpotensi melakukan PHK beserta persoalan yang dihadapi. Pemerintah menyebut pemicu PHK tidak hanya berkaitan dengan pasokan bahan baku dan energi, tetapi juga penurunan permintaan, konflik internal manajemen, hingga masalah permodalan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemetaan dilakukan setelah rapat koordinasi Satgas Mitigasi PHK bersama DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (26/6/2026). Lan

Satgas PHK Mulai Bedah Perusahaan Bermasalah, dari Demand Turun hingga Konflik Internal

Batu Bara Kalori Menengah Langka, ESDM Sempat Alihkan Ekspor ke PLN

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sempat menahan sementara pengiriman ekspor batu bara tertentu untuk mengamankan pasokan batu bara kalori menengah bagi pembangkit listrik tenaga uap milik PT PLN. Langkah itu dilakukan di tengah kendala ketersediaan batu bara dengan spesifikasi yang dibutuhkan pembangkit. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan penahanan sementara ekspor merupakan bagian dari fungsi pengawasan pemerintah sebagai regulator. Kebijakan tersebut ditempuh agar keb

Batu Bara Kalori Menengah Langka, ESDM Sempat Alihkan Ekspor ke PLN

Penarikan Dana SAL Rp300 Triliun dari Bank Himbara, Buffer Likuiditas Bisa Terganggu

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sebelumnya ditempatkan di bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mulai dikembalikan kepada pemerintah. Pengembalian dana SAL dari bank BUMN dilakukan secara bertahap. "Secara bertahap, iya (sudah dikembalikan)," ujar Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti, kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026). Sebelumnya, Menteri Keuangan Purb

Penarikan Dana SAL Rp300 Triliun dari Bank Himbara, Buffer Likuiditas Bisa Terganggu

Batu Bara PLTU Sempat Terkendala, Bahlil: Kini Tidak Ada Masalah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan kendala pasokan batu bara kalori menengah yang dibutuhkan pembangkit listrik tenaga uap milik PT PLN telah teratasi. Pemerintah sebelumnya menyoroti kesulitan memperoleh batu bara dengan spesifikasi sekitar 5.200 kcal per kilogram GAR. “Sekarang, batu bara semua sudah on progress, jadi enggak ada masalah lagi,” kata Bahlil setelah meresmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas di Tuban, Jawa Timur, Kamis, (25/6/2026). Bahlil menye

Batu Bara PLTU Sempat Terkendala, Bahlil: Kini Tidak Ada Masalah

DEN: Perbaikan Sistem Subsidi BBM Agar Tepat Sasaran Berpotensi Hemat Hingga Rp200 Triliun

Anggota Dewan Energi Nasional M Fadhil Hasan menyebut negara berpotensi menghemat Rp170 triliun hingga Rp200 triliun apabila salah sasaran atau inclusion error dalam penyaluran subsidi bahan bakar minyak dapat dihilangkan. Dana tersebut, menurut dia, dapat dialihkan untuk perlindungan sosial dan program pemerintah lainnya. Fadhil mengatakan masalah utama subsidi BBM saat ini adalah kelompok masyarakat yang tidak berhak justru menikmati manfaat lebih besar dibandingkan warga miskin. Ia menilai sk

DEN: Perbaikan Sistem Subsidi BBM Agar Tepat Sasaran Berpotensi Hemat Hingga Rp200 Triliun

Kuota Produksi Nikel 2026 Belum Diputuskan, Ini Penjelasan ESDM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum menetapkan total Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) nikel untuk 2026, termasuk perubahan kuota produksi yang diajukan pelaku usaha. Pemerintah menyatakan seluruh usulan revisi masih dalam tahap evaluasi menjelang periode pengajuan perubahan RKAB. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan terkait angka produksi nikel. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan da

Kuota Produksi Nikel 2026 Belum Diputuskan, Ini Penjelasan ESDM

Bank Berebut Dana, LPS Naikkan Bunga Penjaminan ke 3,75 Persen

Lembaga Penjamin Simpanan menaikkan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah sebesar 25 basis poin di tengah meningkatnya kompetisi suku bunga antarbank dalam menghimpun dana masyarakat. Tingkat bunga penjaminan untuk bank umum kini menjadi 3,75 persen dan bank perekonomian rakyat 6,25 persen. Sementara itu, tingkat bunga penjaminan simpanan valuta asing pada bank umum tetap sebesar 2 persen. Penyesuaian tersebut dilakukan setelah LPS melihat kenaikan bunga simpanan di berbagai kelompok bank, me

Bank Berebut Dana, LPS Naikkan Bunga Penjaminan ke 3,75 Persen

Gas Industri Naik dan Ancam PHK, Bahlil Panggil PGN Usai Ditelepon Prabowo

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memanggil Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Arief Setiawan Handoko untuk membahas kenaikan harga gas industri di Jawa Barat, Banten, Bekasi, dan Jakarta. Pemanggilan itu dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto menelepon Bahlil mengenai persoalan harga gas di tengah laporan potensi pemutusan hubungan kerja di industri keramik. “Pak Arief, habis ini ikut saya. Kita bahas tentang gas untuk industri,” kata Bahlil saat meresmikan Mini

Gas Industri Naik dan Ancam PHK, Bahlil Panggil PGN Usai Ditelepon Prabowo

Setelah 11 Tahun Dibangun, Pabrik Mini LNG Tuban Mulai Beroperasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia meresmikan Mini LNG Plant milik PT Sumber Aneka Gas di Tuban, Jawa Timur, Kamis. Fasilitas pengolahan gas yang mulai dibangun sejak 2015 tersebut kini memasuki tahap commissioning dan mulai beroperasi untuk mengolah gas bumi menjadi liquefied natural gas atau LNG, menandai selesainya proses pembangunan yang memakan waktu lebih dari satu dekade. Pabrik ini mengolah gas dari Lapangan Sumber yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi Tuban Ea

Setelah 11 Tahun Dibangun, Pabrik Mini LNG Tuban Mulai Beroperasi