AFU.id

Indeks Berita

Ormas Jadi Target Evaluasi Tragedi Kereta Api Bekasi

Tragedi temperan kereta api di Stasiun Bekasi Timur meninggalkan duka teramat mendalam bagi negeri kita. Tak hanya bagi keluarga korban yang meninggal dunia, tapi juga pemerintah dalam upaya transformasi transportasi publik tanah air. Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi pun angkat suara dan menyeret organisasi masyarakat (ormas) dalam peristiwa naas tersebut. Kang Dedi Mulyadi (KDM) mendesak aparat kepolisian tingkat sektor (polsek) agar segera menindak tegas sejumlah ormas. Yang mana, KDM

Ormas Jadi Target Evaluasi Tragedi Kereta Api Bekasi

Pasca Kecelakaan Maut, KA Jarak Jauh Kembali Beroperasi Normal Hari Ini

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) telah beroperasi normal hari ini, setelah sempat terganggu akibat tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. "Hingga hari ini, Kamis, (30/4/2026), seluruh perjalanan kereta api jarak jauh telah beroperasi normal tanpa adanya pembatalan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Kamis. Dia menuturkan proses

Pasca Kecelakaan Maut, KA Jarak Jauh Kembali Beroperasi Normal Hari Ini

Nasib Green SM di Ujung Tanduk, Cabut Izin atau Biarkan Kelalaian Sistemik!

Kelangsungan bisnis perusahaan taksi listrik asal Vietnam, Green SM, di Indonesia saat ini berada di ujung tanduk. Hal tersebut menyusul kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). Desakan untuk mencabut izin operasional perusahaan Vietnam tersebut kian menguat, di tengah proses audit investigasi yang sedang berjalan. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI)

14 media, Cenderung netral
Nasib Green SM di Ujung Tanduk, Cabut Izin atau Biarkan Kelalaian Sistemik!

Asbun soal Pemindahan Gerbong Wanita, Menteri PPPA Minta Maaf

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi meminta maaf atas pernyataannya yang kurang tepat pascainsiden kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Jawa Barat. "Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Rabu. Ia menegaskan keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan mau

Asbun soal Pemindahan Gerbong Wanita, Menteri PPPA Minta Maaf

Cak Imin Beri Sinyal Dukungan PKB ke Prabowo 2029

Percakapan di kanal Akbar Faizal Uncensored berubah dari santai menjadi tajam ketika Muhaimin Iskandar—atau akrab disapa Cak Imin—mulai membuka lapisan terdalam dinamika partainya dan relasinya dengan Nahdlatul Ulama (NU). Di hadapan host Akbar Faizal, ia tidak sekadar bicara soal capaian politik, tetapi juga mengakui sisi rapuh yang selama ini jarang diungkap ke publik. Isu regenerasi menjadi pintu masuk. Ketika disinggung soal minimnya figur penantang di tubuh PKB, Cak Imin tidak menampik adan

Cak Imin Beri Sinyal Dukungan PKB ke Prabowo 2029

Kritik UU Cipta Kerja Kapitalistik, Menteri LH Larang Proyek Pembangunan Gusur Masyarakat Adat

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat menyatakan siap berjuang untuk memperkuat peran serta masyarakat dan memastikan perlindungan bagi masyarakat adat dalam setiap proyek pembangunan, termasuk mengevaluasi Undang-undang (UU) Cipta Kerja. "Kita akan evaluasi beberapa hal, terutama terkait seberapa jauh peran serta masyarakat yang bisa terlibat dalam proses ini. Intinya, kalaupun negara bertindak, itu harus atas nama masyarakat," kata Jumhur dalam konferensi pers selepas acara serah terima

Kritik UU Cipta Kerja Kapitalistik, Menteri LH Larang Proyek Pembangunan Gusur Masyarakat Adat

PKB di Simpang Stabilitas dan Pragmatisme: Muhaimin Iskandar Akui Politik Uang Gerus Loyalitas Pemilih

Deretan angka itu tampil dingin, tapi menyimpan cerita panjang tentang bagaimana sebuah partai bertahan di tengah arus politik yang terus berubah. Dalam perbincangan di kanal Akbar Faizal Uncensored , Ketua Umum PKB sekaligus Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dihadapkan pada data yang tak sekadar statistik—melainkan cermin dari dinamika politik Indonesia hari ini. Host Akbar Faizal membuka dengan pembacaan tren: sejak Pemilu 1999 hingga 2024, PKB menunjukkan pola naik-turun, teta

PKB di Simpang Stabilitas dan Pragmatisme: Muhaimin Iskandar Akui Politik Uang Gerus Loyalitas Pemilih

Tak Ada Data Sebaran Perlintasan Sebidang, Risiko Kecelakaan Kereta di Jakarta Masih Tinggi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku belum menerima data rinci mengenai sebaran lokasi dan jumlah perlintasan sebidang kereta di wilayah Jakarta yang tidak memiliki penjagaan. Hal ini ia sampaikan menanggapi data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta yang mencatat ratusan titik rawan kecelakaan tanpa palang pintu dan pos pengamanan. “Saya belum dapat data tentang pintu (palang perlintasan) yang tidak terjaga (Jakarta),” ujar Rano Karno di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu. Rano mengak

Tak Ada Data Sebaran Perlintasan Sebidang, Risiko Kecelakaan Kereta di Jakarta Masih Tinggi

Data Tunggal vs Politisasi Bansos: Muhaimin Iskandar Buka Rahasia Dapur

Nada suara itu terdengar tenang, tapi muatannya berat. Dalam satu sesi panjang di kanal Akbar Faizal Uncensored , Muhaimin Iskandar tak sekadar menjawab—ia membuka dapur kebijakan yang selama ini kerap dipertanyakan publik: benarkah bantuan sosial bisa lepas dari politisasi? Pertanyaan Akbar Faizal langsung menusuk. Bagaimana publik bisa yakin bantuan negara tidak lagi dijadikan alat politik, terutama menjelang pemilu—momen ketika bantuan sering dituding hanya mengalir ke kantong-kantong elektor

Data Tunggal vs Politisasi Bansos: Muhaimin Iskandar Buka Rahasia Dapur

Data Tunggal Muncul, 11 Juta Warga Kehilangan Akses Bantuan

Deretan angka bantuan sosial selama ini terdengar seperti janji yang rapi—terukur, terarah, dan menyasar mereka yang paling membutuhkan. Namun di balik angka itu, ada satu soal lama yang terus menghantui: data. Dalam kanal Akbar Faizal Uncensored , perbincangan antara Akbar Faizal dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, membuka lapisan problem klasik yang selama bertahun-tahun tak kunjung tuntas—ketepatan sasaran bantuan. Akbar Faizal mengajukan kegelisahan yan

Data Tunggal Muncul, 11 Juta Warga Kehilangan Akses Bantuan