AFU.id

Indeks Berita

Indra Charismiadji Jelaskan Mengapa Pemilihan Chromebook untuk Digitalisasi Pendidikan Keliru

Indra Charismiadji Jelaskan Mengapa Pemilihan Chromebook untuk Digitalisasi Pendidikan Keliru Jakarta, AFU.ID — Program pengadaan laptop Chromebook untuk digitalisasi pendidikan di sekolah-sekolah Indonesia menuai kritik tajam karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi infrastruktur dan kebutuhan riil di lapangan, sehingga menghasilkan jutaan unit perangkat yang nyaris tidak terpakai dan menimbulkan kerugian negara yang besar. Pengamat teknologi pendidikan Indra Charismiadji menilai keputusan me

Indra Charismiadji Jelaskan Mengapa Pemilihan Chromebook untuk Digitalisasi Pendidikan Keliru

Respons Komnas HAM, Anggota DPR Ungkap Sistem Check and Balance Lebih Penting daripada Revisi Perpres

Anggota DPR Komisi XIII, Marinus Gea menekankan substansi terpenting dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah sistem check and balance yang kuat, bukan langsung melakukan revisi Perpres. Ia mengungkapkan lima pilar esensial yang harus diperhatikan meliputi pemisahan fungsi, keamanan pangan, transparansi anggaran, pengawasan, dan pengukuran berbasis kualitas gizi. Marinus menyebut, keamanan pangan menjadi prioritas utama karena langsung bersentuhan dengan keselamatan masyarakat penerima man

Respons Komnas HAM, Anggota DPR Ungkap Sistem Check and Balance Lebih Penting daripada Revisi Perpres

Prabowo Janji Tambah Anggaran Jalan Desa usai Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah

Presiden Prabowo Subianto meresmikan penyelesaian pembangunan dan peningkatan 1.151 kilometer jalan daerah di 37 provinsi yang dibiayai APBN sebesar Rp5,41 triliun. Pemerintah menyatakan pembangunan tersebut ditujukan untuk memperlancar distribusi barang, akses layanan publik, dan konektivitas wilayah. Peresmian dilakukan secara simbolis di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). Pembangunan jalan tersebut merupakan pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah tahun 2025. Prabowo menga

Prabowo Janji Tambah Anggaran Jalan Desa usai Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah

Munas PBNU di Ploso Rusuh, Wacana Hapus One Man One Vote Picu Debat Panas

Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, berlangsung menegangkan. Salah satu isu paling kontroversial adalah wacana penghapusan sistem pemilihan langsung (one man one vote) untuk memilih Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 yang dijadwalkan 1–5 Agustus 2026 mendatang. Keributan pecah saat pembahasan rekomendasi lokasi Muktamar NU ke-35 (1–5 Agustus 2026). Suasana memanas ketika forum sempat menyebut

Munas PBNU di Ploso Rusuh, Wacana Hapus One Man One Vote Picu Debat Panas

Mens Rea Kasus Nadiem Makarim dan Penjelasan Mengapa Ini Bukan Kriminalisasi

Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2019–2022 memasuki babak akhir. Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim menghadapi tuntutan pidana 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar, serta uang pengganti total Rp5,68 triliun yang jika tidak dibayar akan menambah hukuman 9 tahun penjara—sehingga total ancaman pidana mencapai 27 tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) meyakini Nadiem terbukti me

Mens Rea Kasus Nadiem Makarim dan Penjelasan Mengapa Ini Bukan Kriminalisasi

Fiktif Tak Berdapur, Tim Investigasi Temukan Ratusan Titik SPPG di Tengah Hutan Bahkan Kuburan

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan sebanyak 100 dari lebih 300 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdaftar dalam sistem program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti tidak memiliki bangunan maupun fasilitas fisik apapun. Pernyataan tersebut disampaikannya berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang dilakukan oleh tim investigasi bersama koordinator wilayah Cilacap. Plt. Bupati Ammy Amalia mengatakan, tim investigasi bersama koordinator wilay

Fiktif Tak Berdapur, Tim Investigasi Temukan Ratusan Titik SPPG di Tengah Hutan Bahkan Kuburan

Rekam Jejak Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Masih Aktif di TikTok meski Jadi Buronan

Polda Jawa Barat masih memburu Taufik Hidayat alias TH berusia 30 tahun yang merupakan terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki alias YTR berusia 29 tahun, warga Rancaekek, Kabupaten Bandung. Di tengah pengejaran tersebut, identitas dan latar belakang Taufik mulai terkuak ke publik. Taufik Hidayat diketahui sehari-hari bekerja sebagai debt collector atau penagih utang eksternal di sebuah perusahaan pembiayaan. Sosoknya menjadi sorotan setelah YTR, yang me

Rekam Jejak Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Masih Aktif di TikTok meski Jadi Buronan

Roy Suryo dan Dokter Tifa Lolos dari Tahanan Kejari, Ada Apa di Baliknya?

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yakni Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Keduanya tidak ditahan meski berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh penyidik Polda Metro Jaya dan telah dilimpahkan ke kejaksaan. Kepala Kejari Jakarta Selatan, Marcelo Bellah mengungkapkan, setidaknya ada dua pertimbangan utama yang menjadi dasar dikabulkann

Roy Suryo dan Dokter Tifa Lolos dari Tahanan Kejari, Ada Apa di Baliknya?

Tak Perlu Bawa Berkas, Sertifikat Tanah Elektronik Bisa Dicek Lewat Ponsel

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mendorong masyarakat beralih ke Sertifikat Elektronik yang dapat diakses melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Layanan ini memungkinkan pemilik tanah memeriksa data sertifikat tanpa harus membawa dokumen fisik. Salah satu warga Kabupaten Bogor, Yusuf, mengatakan telah menggunakan Sertifikat Elektronik untuk memantau data tanahnya melalui telepon seluler. Ia menilai sistem digital memudahkan pengecekan informasi pertanahan. “Sertifikat Elekt

Tak Perlu Bawa Berkas, Sertifikat Tanah Elektronik Bisa Dicek Lewat Ponsel

Sektor Keuangan Jadi Magnet MagangHub 2025, Rekrut 2.500 Peserta

Sektor keuangan menjadi bidang yang paling banyak merekrut peserta Program Magang Nasional (MagangHub) 2025. Sebanyak 2.559 peserta terserap di sektor tersebut sepanjang pelaksanaan program. Posisi berikutnya ditempati sektor perdagangan besar yang merekrut 1.759 peserta magang. Sementara sektor manufaktur menyerap 1.501 peserta dan menjadi tiga besar penerima terbanyak. Data tersebut berasal dari evaluasi sementara Program Magang Nasional 2025 yang dilakukan pemerintah. Survei melibatkan 65.245

Sektor Keuangan Jadi Magnet MagangHub 2025, Rekrut 2.500 Peserta