AFU.id

Indeks Berita

Asah Literasi Anak Indonesia, 5,5 Juta Buku Tersalurkan ke 38 Provinsi

Literasi anak Indonesia mendapat penguatan melalui pemerataan akses terhadap bahan bacaan bermutu di berbagai daerah. Upaya itu agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan membaca buku yang sesuai dengan usia, mudah dipahami, dan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini. Penguatan akses bacaan juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Melansir website Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI), Minggu (2

Asah Literasi Anak Indonesia, 5,5 Juta Buku Tersalurkan ke 38 Provinsi

Beasiswa Santri Dipersiapkan, Peluang Studi ke Luar Negeri Kian Terbuka

Beasiswa untuk santri menjadi langkah memperluas akses pendidikan tinggi bagi talenta pesantren hingga perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri. Upaya itu melalui pembinaan sejak dini agar calon penerima mempunyai kesiapan akademik, bahasa asing, dan kemampuan seleksi yang lebih kompetitif. Harapannya, pendekatan itu dapat meningkatkan daya saing santri dalam memperoleh beasiswa pendidikan skala nasional maupun internasional. Melansir website Kementerian Agama Republik Indonesia (Kem

Beasiswa Santri Dipersiapkan, Peluang Studi ke Luar Negeri Kian Terbuka

Pengelola Mal Akui Pagar Tinggi untuk Pengamanan Demonstrasi

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia mengakui pagar besi tinggi yang dipasang di sejumlah mal juga berfungsi sebagai batas pengamanan ketika terjadi demonstrasi. Penjelasan itu muncul setelah pagar setinggi sekitar 2,5 meter terlihat dibangun di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, menyusul sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya. Pengelola menyebut pagar juga digunakan untuk menertibkan arus keluar masuk pengunjung. Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan pengunjung yang masuk dan kelu

Pengelola Mal Akui Pagar Tinggi untuk Pengamanan Demonstrasi

Kisah Mbah Riyan, Ulama Muhaqqiq Asal Kudus yang Pilih Hidup Sederhana, Kerja Jadi Kuli Bangunan

Jagat media sosial dan dunia akademisi literasi keislaman dihebohkan oleh kisah inspiratif nan bersahaja dari seorang ulama muda asal Kudus, Jawa Tengah. Sosok bernama Riyan Supriyanto yang akrab disapa Mbah Riyan atau Mbah Riyan Al-Mastur itu menjadi perbincangan hangat publik setelah diketahui memiliki kapasitas keilmuan Islam tingkat dunia, meski kehidupan sehari-harinya dijalani secara sangat bersahaja sebagai seorang pekerja bangunan di kampungnya. Masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya

Kisah Mbah Riyan, Ulama Muhaqqiq Asal Kudus yang Pilih Hidup Sederhana, Kerja Jadi Kuli Bangunan

MPLS Sekolah Rakyat Gelombang II Dimulai, Masih Ada 4,1 Juta ATS yang Belum Terserap

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Gelombang II resmi dimulai, Jumat (31/7/2026). Momen ini menjadi tahap lanjutan bagi Pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. MPLS Sekolah Rakyat Gelombang II tak sekadar memperkenalkan lingkungan belajar, melainkan dasar pemetaan kebutuhan setiap peserta didik sebelum memasuki proses pendidikan berasrama. Melansir website Kementerian Sosial (Kemensos) RI,

MPLS Sekolah Rakyat Gelombang II Dimulai, Masih Ada 4,1 Juta ATS yang Belum Terserap

Trauma Kerusuhan: Mal di Jakarta Kompak Pasang Pagar Besi Tinggi, Gubernur Tegur 'Jangan Berlebihan

Sejumlah pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran di Jakarta mulai memasang pagar besi tinggi menjelang Agustus 2026. Pagar baru terlihat di antaranya di Blok M Plaza dan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menduga langkah tersebut dipicu kekhawatiran kerusuhan pada Agustus tahun lalu akan terulang. Pagar di Blok M Plaza dibangun setinggi sekitar 2,5 meter, jauh lebih tinggi dibandingkan pembatas lama yang hanya sekitar satu meter. Di Kota Kasablanka, pagar seti

Trauma Kerusuhan: Mal di Jakarta Kompak Pasang Pagar Besi Tinggi, Gubernur Tegur 'Jangan Berlebihan

Lagi! 690 Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan Makanan Usai Santap MBG

Sekitar 690 siswa SMKN 6 Semarang melaporkan gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengalami pusing, lemas, sakit perut, diare, mual hingga muntah. Sebagian siswa harus mendapatkan penanganan medis di sekolah, puskesmas, dan rumah sakit. Sedikitnya empat siswa dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sejumlah siswa lainnya ditangani oleh petugas Puskesmas Halmahera yang datang ke sekolah bersama tiga ambulans. Jumlah siswa yang d

Lagi! 690 Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan Makanan Usai Santap MBG

Kapasitas Tak Cukup, Nyawa 6 Ribu Bayi Melayang Tiap Tahun karena Tak Kebagian Operasi Jantung

Sekitar 6 ribu bayi di Indonesia meninggal setiap tahun bukan karena penyakit jantung bawaan tidak dapat ditangani, melainkan karena kapasitas operasi yang tersedia hanya mampu melayani separuh kebutuhan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui sekitar 12 ribu bayi membutuhkan tindakan operasi jantung segera setiap tahunnya. Namun, rumah sakit di Indonesia baru sanggup menangani sekitar 6 ribu operasi. Indonesia mencatat sekitar 4,8 juta kelahiran setiap tahun, dengan sekitar satu persen

Kapasitas Tak Cukup, Nyawa 6 Ribu Bayi Melayang Tiap Tahun karena Tak Kebagian Operasi Jantung

Profil Saiful Mujani, Pengkritik Prabowo yang Kini Raih Lifetime Achievement Award Asia Pasifik

Nama Saiful Mujani kembali menjadi perhatian setelah menerima Lifetime Achievement Award 2026 dari World Association for Public Opinion Research Asia Pacific. Penghargaan itu datang ketika guru besar ilmu politik tersebut sedang menghadapi laporan dugaan penghasutan akibat pernyataannya mengenai konsolidasi masyarakat sipil dan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di satu sisi diperiksa polisi karena kritik politiknya, di sisi lain Saiful diakui atas pengabdiannya mengembangkan riset opini pu

Profil Saiful Mujani, Pengkritik Prabowo yang Kini Raih Lifetime Achievement Award Asia Pasifik

Pakuwon Bantah Pagar Tinggi Kokas untuk Antisipasi Kerusuhan: Kami Bukan Peramal

Pakuwon Group membantah pemasangan pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, dilakukan untuk mengantisipasi krisis ekonomi, kerusuhan, maupun penjarahan. Manajemen menyebut pembatas tersebut dipasang untuk menjaga keselamatan pengunjung dan mengatur akses keluar-masuk dari jalan raya. Penjelasan itu disampaikan setelah pagar serupa berdiri di sejumlah mal Pakuwon di Surabaya dan memicu spekulasi publik. Pagar berwarna abu-abu terlihat di sekitar pintu masuk u

Pakuwon Bantah Pagar Tinggi Kokas untuk Antisipasi Kerusuhan: Kami Bukan Peramal